Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seluruh Penumpang Longboat Mati Mesin di Banda Dievakuasi

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 16:28 WIB | Oleh:
Seluruh Penumpang Longboat Mati Mesin di Banda Dievakuasi Doc: ANTARA/HO-Basarnas AmboN
Ket. Tim SAR Gabungan dari Pos SAR Banda, Kabupaten Maluku Tengah bersama pengemudi longboat yang meminta bantuan SAR akibat mengalami mati mesin di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah pada Sabtu, (6/6).

AMBON -- Seluruh penumpang "ongboat yang mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Hatta dan Desa Dender, Banda Besar, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (6/6) dipastikan selamat setelah salah satu mesin berhasil diperbaiki dan kapal melanjutkan pelayaran.

Koordinator Pos SAR Banda Ezau Risamasu di Ambon, Sabtu, mengatakan informasi mengenai "longboat" berpenumpang 20 orang yang mengalami mati mesin diterima dari seorang pelapor bernama Fardy sekitar pukul 08.27 WIT.

"Informasi tersebut pertama kali kami terima sekitar pukul 08.27 WIT dari Fardy yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal terhadap satu unit longboat di sekitar Perairan Pulau Hatta dan Desa Dender," katanya.

Longboat tersebut berlayar dari Pulau Hatta menuju Banda Besar ketika mengalami gangguan mesin dan meminta bantuan kepada tim SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan dikerahkan menggunakan RIB Pos SAR Banda menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan.

Namun saat tim bergerak menuju lokasi, pihak SAR menerima informasi dari salah satu penumpang bahwa salah satu mesin motor tempel berhasil diperbaiki sehingga "longboat" kembali dapat melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan rakyat di Banda Besar.

"Kami menerima informasi yang disampaikan oleh salah satu penumpang kalau mereka telah tiba di Pulau Banda Besar dalam keadaan selamat dan sudah berada di atas kapal PELNI KM Labobar untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Ambon," ujarnya.

Menurut Ezau, para penumpang juga menyampaikan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang merespons cepat laporan yang disampaikan saat "longboat" mengalami gangguan mesin di tengah laut.

Fardy selaku pelapor turut membenarkan bahwa seluruh penumpang "longboat" telah tiba di Banda Besar dalam keadaan selamat dan melanjutkan perjalanan menggunakan KM Labobar menuju Ambon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.