Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penuhi Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting, Pemprov Kaltim Sebar Rumah Pangan B2SA ke Desa-desa

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 13:18 WIB | Oleh:
Penuhi Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting, Pemprov Kaltim Sebar Rumah Pangan B2SA ke Desa-desa Doc: antara foto
Ket. Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur menggencarkan Program Rumah Pangan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman).

SAMARINDA - Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur menggencarkan Program Rumah Pangan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) yang tersebar di berbagai desa untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, sekaligus mencegah ancaman stunting.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DPTPH Kaltim Rika Nuzli Furkanti di Samarinda, Minggu (9/8), menjelaskan pelaksanaan program strategis ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga tingkat desa.

"Penerima manfaat dari kegiatan ini difokuskan pada anak stunting, anak gizi kurang atau buruk, ibu hamil, ibu menyusui, serta calon pengantin," ungkap Rika.

Untuk memastikan perbaikan gizi yang nyata, pemerintah mengintervensi langsung dengan melakukan pembagian makanan sehat berstandar B2SA sebanyak 40 hingga 60 kali yang menyasar minimal 40 orang di masing-masing Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Langkah intervensi gizi ini disokong secara konsisten melalui kucuran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mengalokasikan bantuan senilai Rp75 juta per kelompok pada tahun 2023 dan Rp60 juta per kelompok pada 2024.

Untuk memperluas jangkauan dan memperkuat pengolahan pangan lokal, program kemandirian pangan ini juga disokong oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim pada periode 2025-2026 dengan nilai bantuan yang ditingkatkan menjadi Rp81,4 juta per kelompok.

"Dalam implementasi operasionalnya di tingkat tapak, DPTPH Kaltim merangkul kelompok masyarakat dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) minimal 25 orang per desa sebagai ujung tombak, sekaligus penggerak program," kata Rika.

Selain membagikan makanan bergizi secara rutin, kelompok ibu-ibu PKK ini juga difasilitasi peralatan pengolahan pangan dan bimbingan teknis untuk mengelola Teras Pangan yang mengintegrasikan kebun sayur, kolam ikan lele, serta peternakan skala kecil.

Rika berharap Rumah Pangan B2SA dapat bertransformasi menjadi program yang berkelanjutan, dimana pembiayaannya kelak dapat disinergikan bersama instrumen ekonomi lokal, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), demi mewujudkan kemandirian pangan dan kesehatan warga yang paripurna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Otomotif
Mau Ikut Lelang Mobil Bekas...
Megapolitan
Musim Kemarau, Petani Cabai...

Gelar Rakernas, INSA Hasilkan Dua Ketetapan Strategis

34 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Gelar Rakernas, INSA Hasilk...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pecah Bintang: Gerbang Menuju Jenderal
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.