Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kembangkan Desa Kreatif, Aceh Timur Ajukan Rp500 Juta ke Kemenekraf

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 06:50 WIB | Oleh:
Kembangkan Desa Kreatif, Aceh Timur Ajukan Rp500 Juta ke Kemenekraf Doc: ANTARA/Hayaturrahmah
Ket. Produk UMKM di Bazar UMKM PON XXI Aceh-Sumut di Kompleks Idi Sport Center, Kabupaten Aceh Timur.

ACEH TIMUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mengajukan dana desa kreatif untuk pengembangan kerajinan tikar pandan dan tenun sebesar Rp500 Juta kepada Kementerian Ekonomi Kreatif.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky dalam keterangan diterima di Aceh Timur, Jumat, mengatakan dana yang diajukan tersebut untuk pengembangan desa berbasis ekonomi kreatif, khususnya yang mengembangkan sektor kriya daerah.

"Kabupaten Aceh Timur memiliki potensi kerajinan unggulan yakni anyaman tikar pandan dan kain tenun tradisional. Kami mengajukan pendanaan sebesar Rp500 juta untuk pengembangan potensi kerajinan tersebut," katanya.

Sebelumnya, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menjumpai Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Jakarta menyerahkan usulan pendanaan mengembangkan ekonomi kreatif di daerah tersebut.

Kepada Menteri, Iskandar Usman Al-Farlaky memaparkan produk kerajinan anyaman tikar dan tenun tersebut tidak hanya dipasarkan di berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga telah menjangkau pasar luar negeri.

Meski demikian, kata Bupati, kalangan pengrajin masih membutuhkan dukungan agar mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.

"Aceh Timur sudah memiliki UMKM tenun dan anyaman tikar yang berkembang. Namun mereka masih membutuhkan pengembangan, mulai dari pelatihan, pendaftaran kekayaan intelektual, hingga pembentukan administrasi usaha yang lebih baik," katanya.

Bupati mengatakan penguatan ekonomi kreatif menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki potensi kerajinan tradisional.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan pihaknya telah menyiapkan pola pembinaan berkelanjutan melalui program desa kreatif.

Ia menegaskan pembinaan UMKM tidak hanya sebatas pelatihan singkat, tetapi dilakukan secara menyeluruh hingga pelaku usaha benar-benar mampu berkembang dan naik kelas.

"Pelatihan yang kami lakukan bukan sekadar satu hari selesai. Kami ingin mendampingi mereka sampai tuntas dan berhasil, termasuk memfasilitasi akses pendanaan dan berbagai kebutuhan lainnya," kata Teuku Riefky. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Meriahnya Pembukaan Asian P...
Rona
Tips Menjalankan Bisnis War...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.