Bom Waktu Ebola di Kamp Pengungsian: 1.000 Orang Terancam Tewas
📅 Minggu, 05 Jul 2026, 19:28 WIB | Oleh: Deri HenriawanJAKARTA - Jumlah korban jiwa akibat wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dikhawatirkan melonjak hingga 1.000 kematian per hari jika virus tersebut menjangkiti kamp pengungsian di Provinsi Ituri, kata pejabat setempat.
Peringatan keras tersebut disampaikan oleh Menteri Urusan Sosial, Kemanusiaan, dan Solidaritas Nasional Eve Bazaiba Masudi, Sabtu (4/7).
Provinsi Ituri saat ini menjadi pusat penyebaran wabah dengan populasi sekitar 1,15 juta orang yang tersebar di 69 fasilitas penampungan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
"Jika kasus Ebola muncul di situs-situs ini, terdapat risiko jumlah infeksi dapat meningkat setidaknya seribu orang per hari," kata Masudi sebagaimana dikutip oleh portal berita Actualite.
Hingga Kamis (2/7) lalu, otoritas kesehatan setempat mencatat penambahan 26 kematian dalam satu hari, sementara jumlah pasien yang dinyatakan sembuh meningkat sebanyak 213 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, ratusan pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif. Pemerintah setempat juga melaporkan temuan 42 kasus baru di Provinsi Ituri dan Kivu Utara.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan status darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC) sejak Mei lalu, mengingat tingginya risiko penyebaran epidemi di kawasan regional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!