Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terbang Langsung ke Sabang? Rute dari Medan Bisa Jadi Game Changer Pariwisata di Titik Nol RI

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terbang Langsung ke Sabang? Rute dari Medan Bisa Jadi Game Changer Pariwisata di Titik Nol RI Doc: ANTARA/HO/Humas Pemkot Sabang
Ket. Ilustrasi - Pesawat Susi Air tujuan Banda Aceh-Sabang usai melakukan penerbangan perdana dan mendarat di Bandara Maimun Saleh, Kota Sabang, Aceh.

BANDA ACEH – Kemudahan akses transportasi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata karena berpengaruh langsung terhadap kenyamanan dan keputusan wisatawan untuk berkunjung.

Konektivitas yang baik, didukung infrastruktur jalan, transportasi publik, serta integrasi antarmoda, mampu memangkas waktu dan biaya perjalanan sehingga mendorong peningkatan jumlah kunjungan.

Di sisi lain, akses transportasi yang semakin mudah juga memberikan dampak ekonomi berantai bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga UMKM, sehingga pengembangan transportasi perlu berjalan seiring dengan penguatan kualitas destinasi wisata.

Wali Kota Sabang, Aceh Zulkifli H Adam memperjuangkan adanya rute penerbangan kembali dari Medan menuju ke Sabang sebagai upaya memberikan kemudahan untuk akses transportasi wisatawan menuju ke daerah titik 0 kilometer Indonesia itu.

"Yang kita perjuangkan bukan hanya membuka jalur penerbangan baru, tetapi membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dan wisatawan untuk datang ke Sabang," kata Zulkifli H Adam dalam keterangannya yang diterima, di Banda Aceh, Jumat (7/8).

Pernyataan itu disampaikan Walkot Sabang seusai menemui Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, di Jakarta, dalam rangka membahas pengoperasian kembali rute penerbangan dari Bandara Maimun Saleh (SBG) Sabang menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO) Medan maupun sebaliknya.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Wali Kota Sabang kemudian bertemu Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Agustinus Budi Hartono, guna membahas aspek teknis pengoperasian kembali rute Sabang-Medan.

Selanjutnya, juga menemui Presiden Direktur/CEO Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, guna membahas dukungan maskapai dalam merealisasikan pengoperasian kembali rute Sabang-Medan.

Pembukaan rute ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata Kota Sabang.

Sebagai destinasi unggulan di ujung barat Indonesia, Sabang memiliki potensi wisata bahari, sejarah, dan budaya yang terus berkembang, sehingga membutuhkan dukungan konektivitas transportasi yang semakin baik.

Zulkifli menegaskan, kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing pariwisata daerah. Karena, dengan kemudahan wisatawan menjangkau Sabang, maka semakin besar peluang meningkatnya kunjungan yang berdampak pada perekonomian masyarakat

"Kalau aksesnya semakin baik, saya yakin kunjungan wisatawan juga akan meningkat, dan itu akan memberi dampak positif bagi pelaku UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah), perhotelan, restoran, hingga masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata," ujarnya.

Ia menuturkan, Medan merupakan salah satu pintu gerbang utama pergerakan penumpang di wilayah barat Indonesia melalui Bandara Internasional Kualanamu.

Dengan adanya penerbangan langsung menuju Sabang, wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, akan memiliki pilihan perjalanan yang lebih cepat, nyaman, dan efisien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Advertisement
gaia musik festival
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.