Menguak Rahasia Falsetto Minion: Dari Pierre Coffin hingga Rosamund Pike, Lewat Teknik Enam Semitone
📅 Kamis, 02 Jul 2026, 20:05 WIB | Oleh: OpikCoffin mulai mencampurkan ocehan tersebut dengan kata-kata yang nyata, seperti bahasa Italia ("tulaliloo ti amo" yang berarti "Aku mencintaimu"), Prancis ("et pis c’est tout" yang berarti "Itu saja"), dan Spanyol ("para tú" yang berarti "untukmu").
Bahasa Minion atau "Minionese" pun terus berkembang dengan elemen dari bahasa Jepang, Filipina, Korea, Hindi, Jerman, dan Indonesia.
Coffin memperkirakan, setelah tujuh film dan beberapa film pendek, kini ada sekitar selusin bahasa yang terwakili.
Menurut Coffin, kata-kata tersebut dipilih bukan berdasarkan makna, melainkan melodi dan ritme.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sayangnya, bahasa Mandarin terlalu sulit dikuasai Coffin, satu-satunya kata yang bisa ia ucapkan adalah "shyeh-sheyh" — "terima kasih" — yang ia masukkan di akhir "Minion & Monsters".
“Saya juga menemukan bahwa, dengan menggunakan kata-kata yang mudah dikenali, orang-orang tidak tertidur saat mendengarkan omong kosong,” kata Coffin.
Pengembangan "Minionese" sering kali didorong oleh hal-hal yang membuat kreatornya tertawa, seperti mendengar kata atau nama lucu, atau hidangan di restoran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di samping "pancake" dan "panna cotta" dalam bahasa Minion, hidangan internasional seperti nasi goreng, tikka masala, dan carbonara juga masuk ke dalam leksikon.
Bahkan, dalam film pendek "Mooned", Minion berteriak "Rosamund Pike!" hanya karena Coffin baru saja menonton film dengan aktris tersebut dan menganggapnya nama yang keren.
Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan, Coffin terkadang harus merekam ulang jika orang salah mengartikan ocehannya sebagai sesuatu yang ofensif.
Selain itu, ada penyesuaian untuk wilayah tertentu; misalnya, istilah "Big Boss" diganti menjadi "Gran Jefe" untuk penonton Amerika Latin.
Sejak "Despicable Me 2", Coffin merekam dialog dalam gerakan lambat menggunakan perangkat lunak khusus agar tetap dalam nada yang benar saat dipercepat.
Proses itu sangat melelahkan hingga ia sempat mundur dari penyutradaraan sekuel "spin-off" kedua dan "Despicable Me 4".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!