Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Preview Swiss Vs Aljazair: Waspadai Kejutan Kuda Hitam Afrika, Xhaka Cs Siap Libas Les Fennecs

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 18:07 WIB | Oleh:
Preview Swiss Vs Aljazair: Waspadai Kejutan Kuda Hitam Afrika, Xhaka Cs Siap Libas Les Fennecs Doc: ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti
Ket. Grafik ilustrasi pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 antara Swiss melawan Aljazair yang dijadwalkan berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Rabu (1/7) waktu setempat.

JAKARTA - Tim nasional Swiss akan menghadapi Aljazair dalam pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Jumat (3/7) WIB, yang bakal menjadi arena adu taktik pelatih Murat Yakin dan Vladimir Petkovic.

Berdasarkan laman FIFA, Kamis (2/7), Swiss datang ke fase gugur dengan kepercayaan diri tinggi setelah mampu melewati fase grup tanpa kekalahan alias dua kali menang dan sekali imbang.

Yakin akan mengandalkan permainan yang solid, pengalaman pemain-pemain senior, serta efektivitas serangan balik yang menjadi ciri permainan mereka sepanjang turnamen.

Di sisi lain, Petkovic membawa Aljazair lolos setelah menunjukkan daya juang tinggi, termasuk hasil imbang dramatis yang memastikan langkah mereka ke fase gugur. Mereka mengemas masing-masing sekali menang, imbang, dan kalah dalam fase penyisihan grup.

Pertandingan ini juga menghadirkan duel emosional, mengingat Petkovic pernah menangani Swiss pada periode 2014-2021 dan berperan membangun fondasi skuad yang kini masih diperkuat sejumlah pemain seperti Granit Xhaka dan Breel Embolo.

Di bawah kepemimpinannya, Swiss mencatatkan sejarah besar. Dia membawa tim lolos ke perempat final Piala Eropa (Euro) 2020. Pencapaian itu adalah prestasi terbaik Swiss di turnamen besar sejak Piala Dunia 1954.

Namun Petkovic menegaskan hubungan masa lalu tidak akan memengaruhi pendekatannya dalam pertandingan hidup-mati guna merebut tiket ke babak 16 besar.

Secara historis, mereka memiliki pencapaian lebih baik di Piala Dunia.

Tim berjuluk La Nati itu telah tiga kali mencapai perempat final, yakni pada edisi 1934, 1938, dan 1954.

Sementara itu, pencapaian terbaik Aljazair sebelum edisi 2026 adalah menembus babak 16 besar pada Piala Dunia 2014 di Brasil.

Kedua negara juga tidak asing satu sama lain.

Mereka telah beberapa kali bertemu dalam laga persahabatan internasional dengan rekor yang relatif berimbang, sehingga semakin menguatkan prediksi bahwa pertandingan akan berlangsung ketat.

Dari sisi kualitas individu, Swiss sedikit lebih diunggulkan berkat pengalaman para pemainnya di kompetisi elite Eropa.

Meski demikian, Aljazair memiliki kecepatan di sektor sayap serta kreativitas dan pengalaman Riyad Mahrez yang dapat menjadi pembeda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Menko PM Sebut Ekonomi Krea...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Bongkar Si...
Megapolitan
BMKG: Hujan Buatan Tak Bisa...
MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

MK Tolak Pilkada Lewat DPRD, Rakyat Tetap Pilih Langsung

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.