Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wujudkan Keadilan Energi, Program Listrik Desa Sasar 10 Ribu Titik di Pelosok Indonesia

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 19:38 WIB | Oleh:
Wujudkan Keadilan Energi, Program Listrik Desa Sasar 10 Ribu Titik di Pelosok Indonesia Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Tangkapan Layar petugas PLN saat memasang tiang listrik program listrik desa.

JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa program listrik desa menyasar 10 ribu lokasi hingga 2029 yang berada di pelosok Indonesia dan hingga saat ini sudah menyelesaikan 1.433 lokasi di berbagai provinsi.

"PLN melaksanakan roadmap program listrik desa 2025-2029. Untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat yang belum terlayani," kata Darmawan, di Jakarta, Kamis (2/7), saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI.

Ia mengatakan bahwa program listrik desa menyasar sebanyak 10.068 lokasi dari 5.700 desa yang berada di berbagai pelosok Indonesia.

Menurut dia, program tersebut merupakan upaya pemerintah dalam memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, mengingat lokasi tersebut belum teraliri listrik hingga 80 tahun Indonesia merdeka.

Darmawan mengatakan bahwa program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut menyasar sekitar 735.000 rumah tangga di seluruh Indonesia.

"Total lokasi adalah 10.068 lokasi dan ini sudah terbagi 2025, 2026, 2027, 2028, 2029," ujarnya.

Darmawan menambahkan, listrik desa ini dibagi kapasitas untuk solar panel, jaringan tegangan menengah yaitu 20.000 volt, jaringan tegangan rendah 220 volt, dan juga dadu disipusi.

Selain itu, PLN kata dia, juga sudah menggunakan Geographical Information System, termasuk di dalamnya adalah RAB dan alokasi budget yang harus dialokasikan agar program ini bisa berjalan dengan baik.

"Kami memaknai arahan dari Bapak Presiden bagaimana keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya tulisan di atas kertas tetapi bisa terbangun dalam bentuk wujud yang nyata yaitu terang di seantero Indonesia," katanya lagi.

Darmawan menambahkan, program listrik desa pada anggaran 2025 menyasar 1.516 lokasi, dan sampai tanggal 27 Juni 2026 sudah menyelesaikan 1.433 lokasi, sisanya sedang dalam proses penyelesaian dengan program anggaran Rp3,6 triliun.

"Kemudian di tahun anggaran 2026 tahap 1 ada di 1.520 lokasi dengan anggaran Rp4,15 triliun, ditambah tahun anggaran 2026 tahap 2 yaitu di 1.272 lokasi dengan anggaran Rp3,36 triliun," katanya menambahkan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Nasional
Ketua DPD RI Ungkap RUU Kad...
Megapolitan
Cuaca Jakarta Hari Ini, Jum...

Sudan Nyatakan Patuh pada Larangan Senjata Kimia

45 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Sudan Nyatakan Patuh pada L...
Luar Negeri
Raja Malaysia Titahkan Seko...
Luar Negeri
Ekonomi Jepang Tancap Gas, ...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.