Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR RI Tekankan Penguatan Keselamatan Transportasi Nasional

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 19:50 WIB | Oleh:
DPR RI Tekankan Penguatan Keselamatan Transportasi Nasional Doc: TV Parlemen
Ket. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menekankan penguatan keselamatan transportasi dalam pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Perhubungan Tahun 2027. Ia meminta setiap unit kerja memprioritaskan program keselamatan dan pengawasan transportasi secara berkelanjutan.

Ridwan mengatakan pagu indikatif Kementerian Perhubungan (kemenhub) pada Tahun Anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp28,35 triliun. Alokasi tersebut akan didistribusikan kepada seluruh unit kerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Menurut dia, setiap unit organisasi harus memperhatikan masukan Komisi V DPR RI dalam penyusunan program kerja. Ia menilai langkah tersebut diperlukan agar penggunaan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan sektor transportasi nasional.

"Pada kesempatan RDP ini, Komisi V DPR RI mendesak Sekretariat Jenderal untuk meningkatkan pelayanan pemeriksaan keselamatan transportasi. Diimbangi dengan pengawasan ketat oleh Inspektorat Jenderal melalui sinergitas pengawasan berbasis sasaran strategis," kata Ridwan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Eselon I Kementerian Perhubungan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7).

Selain itu, Komisi V juga meminta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan meningkatkan kompetensi aparatur secara berkelanjutan. Kemudian, Badan Kebijakan Transportasi (BKT) juga diminta memperkuat rekomendasi kebijakan keselamatan berbasis pengembangan kawasan.

Ridwan mengatakan Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda juga harus meningkatkan perencanaan layanan antarmoda. Menurutnya, penguatan integrasi transportasi penting mendukung konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub, Arif Toha Tjahjagama, mengatakan pagu indikatif kementerian pada 2027 sebesar Rp28,35 triliun. Ia mengatakan, anggaran tersebut diarahkan untuk membiayai berbagai program prioritas sektor transportasi nasional.

Menurut Arif, salah satu prioritas utama penggunaan anggaran ialah dukungan keselamatan transportasi sebesar Rp4,64 triliun. Alokasi tersebut mencakup penyediaan sarana keselamatan, rehabilitasi prasarana, serta pengawasan transportasi.

"Dukungan keselamatan sebesar Rp4,64 triliun, antara lain terdiri dari pembangunan sarana dan prasarana konektivitas, rehabilitasi prasarana transportasi. Kemudian, sarana standar keselamatan seperti perlengkapan jalan, sarana navigasi, serta pengawasan, termasuk di dalamnya pelaksanaan ramp check," ujar Arif.

Arif mengatakan Kemenhub akan menyesuaikan pelaksanaan program dengan pagu indikatif yang telah ditetapkan pemerintah. Namun, pihaknya juga tetap akan mengusulkan tambahan anggaran untuk memenuhi berbagai kebutuhan prioritas pada 2027. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.