Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Shell dan Pertamina Kompak Pangkas Harga BBM Per 1 Juli 2026, Intip Siapa Paling Murah!

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Shell dan Pertamina Kompak Pangkas Harga BBM Per 1 Juli 2026, Intip Siapa Paling Murah! Doc: ANTARA/Muhammad Rizky Febriansyah
Ket. Warga melintas di SPBU Shell, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (27/11).

JAKARTA - Manajemen Shell Indonesia resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoil atau Shell V-Power Diesel dari sebelumnya Rp24.490 per liter menjadi Rp21.340 per liter mulai Rabu (1/7). 

Melalui laman resminya yang diakses di Jakarta, Rabu, Shell Indonesia mengumumkan bahwa Shell V-Power Diesel tersedia di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Harga gasoil di SPBU Shell selaras dengan harga minyak dunia yang mengalami fluktuasi akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran. Harga gasoil di SPBU Shell yang semula Rp14.620 per liter pada 1 Maret 2026, melonjak ke angka Rp30.890 per liter pada Mei, sebelum turun menjadi Rp24.490 per liter pada Juni, dan kembali turun ke R21.340 per liter mulai 1 Juli 2026.

Sementara itu, untuk BBM jenis Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum tersedia sejak awal tahun 2026.

Tak hanya Shell yang mengalami perubahan harga BBM. PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) solar nonsubsidi seperti Pertamina Dex dan Dexlite, serta Pertamax Turbo turun mulai 1 Juli 2026.

Seperti, di Jabodetabek, tercatat harga solar nonsubsidi jenis Pertamina Dex Series di wilayah tersebut turut mengalami penurunan.

Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) turun menjadi Rp19.700 per liter dari Rp23.000 per liter pada Juni 2026.

Pertamina Dex (CN 53) juga turun menjadi Rp21.150 per liter dari yang sebelumnya Rp24.800 per liter.

Perubahan serupa juga terjadi untuk BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98) yang mengalami penurunan ke angka Rp19.300 per liter dari Rp20.750 per liter pada Juni 2026.

Sementara itu, harga untuk BBM jenis Pertamax (RON 92) masih berada di level Rp16.250 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) di level Rp17.000 per liter. Kenaikan harga kedua produk tersebut terjadi pada 10 Juni 2026, beberapa bulan setelah pemerintah menahan harga BBM yang melonjak akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Harga BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Like, Share, Comment:

Komentar (2)

Honda Honda
Honda Honda
01 Jul 2026, 11:35 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Honda Honda
Honda Honda
01 Jul 2026, 11:37 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Negara G7 Mengutuk Serangan...
Luar Negeri
Korsel Desak Penghentian Pr...
Luar Negeri
California Umumkan Darurat ...
Luar Negeri
Topan Dujuan Terjang Wilaya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.