Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemetaan Sumber Air Baku untuk Antisipasi Kekeringan

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemetaan Sumber Air Baku untuk Antisipasi Kekeringan Doc: Antara
Ket. Arsip - Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Lilik Kurniawan meninjau kesiapan peralatan penanggulangan bencana yang dimiliki Basarnas pada kegiatan Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan di Lapangan Garuda Candi Prambanan, Sabtu (23/5/2026).

Jakarta - Pemerintah meminta para kepala daerah segera memetakan sumber-sumber air baku yang dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprakirakan memicu musim kemarau lebih kering dan panjang pada tahun ini.      

“Pemerintah daerah harus segera menyosialisasikan dan membuat rencana kontingensi kedaruratan kekeringan, sehingga kita bisa menyiapkan mobil-mobil tangki air, menentukan sumber air yang bisa diambil, lalu mendistribusikannya ke daerah-daerah terdampak,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Lilik Kurniawan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu. 

Lilik mengatakan langkah antisipasi tersebut penting agar distribusi air bersih kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat ketika kondisi kekeringan mulai terjadi. 

Menurut dia, penyusunan rencana kontingensi sejak dini menjadi bagian penting dari upaya mitigasi agar kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan pangan, tetap terpenuhi selama musim kemarau.  

Lilik juga mengajak pemerintah daerah memanfaatkan sisa curah hujan yang masih terjadi untuk melakukan panen air hujan sekaligus mengedukasi masyarakat agar menggunakan air secara lebih hemat. 

Demikian pula dengan seluruh pemangku kepentingan yang perlu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi dampak El Nino guna meminimalkan risiko terhadap masyarakat maupun aktivitas sosial ekonomi.  

“Sebagaimana arahan dari Bapak Menko PMK, hal pertama yang harus kita lakukan adalah tetap memastikan masyarakat aman, terpenuhi kebutuhan air dan pangannya, serta aktivitas sosial ekonomi tetap berjalan,” ujarnya.   

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan pada periode Juli hingga Desember 2026 umumnya berada pada kategori rendah hingga menengah, berkisar 0-300 milimeter per bulan.   

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Untuk mengantisipasi ancaman karhutla, Lilik mengatakan pemerintah juga meminta daerah memetakan sumber-sumber air yang dapat digunakan untuk pembasahan lahan maupun pemadaman kebakaran.   

Di sisi lain, Pemerintah akan menyiapkan operasi modifikasi cuaca sejak awal musim kemarau untuk mengisi cadangan air dan menjaga kelembapan lahan gambut.

Selain itu, patroli terpadu akan diperkuat melalui sinergi TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, serta kementerian dan lembaga terkait guna mengawasi wilayah-wilayah yang selama ini rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Adapun Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiagakan infrastruktur sumber daya air yang terdiri atas 240 bendungan, 593 situ dan danau, 1.639 tampungan air baku, serta 10.757 sumur bor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Bekasi Segera Memiliki Bupati Definitif

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bekasi Segera Memiliki Bupa...
Luar Negeri
Tak Mau Ketinggalan, Warga ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.