Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Australia Pererat Kemitraan, Pangan dan Infrastruktur Jadi Fokus

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Australia Pererat Kemitraan, Pangan dan Infrastruktur Jadi Fokus Doc: ANTARA FOTO/ Ahmad Subaidi
Ket. Pemerintah RI mengundang investor Australia untuk menjadi bagian dari babak baru pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui investasi yang berorientasi pada transisi energi, termasuk pengemabangan PLTS.

JAKARTA – Penguatan kerja sama bilateral di sektor pangan dan infrastruktur mencerminkan upaya memperdalam kemitraan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan perdagangan, tetapi juga pada penguatan ketahanan pangan, konektivitas, dan investasi jangka panjang.

Sinergi di kedua sektor tersebut berpotensi menciptakan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing kedua negara di tengah dinamika ekonomi global.

Pemerintah Indonesia mendorong penguatan kerja sama dengan Australia di sektor pangan hingga infrastruktur melalui Indonesia–Australia Business Summit (IABS) for Indonesia Updates 2026 sebagai upaya mempererat kemitraan ekonomi strategis sekaligus menawarkan investasi sektor prioritas.

Dalam pernyataan resmi di Jakarta, Kamis (2/7), Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal(BKPM) Todotua Pasaribu menyampaikan, Indonesia terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui penguatan investasi sebagai mesin utama pertumbuhan nasional.

Kata dia, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen melalui agenda Astacita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada ketahanan pangan, ketahanan energi, dan hilirisasi industri.

Dalam forum yang digelar di Sydney, Australia pada 30 Juni itu dirinya turut menyampaikan, pemerintah Indonesia menargetkan realisasi investasi mencapai Rp3.414 triliun pada 2029, serta membuka berbagai peluang investasi pada sektor-sektor prioritas, mulai dari energi terbarukan, hilirisasi industri, ketahanan pangan, semikonduktor, manufaktur berorientasi ekspor, kesehatan, Ibu Kota Nusantara, pendidikan, hingga ekonomi digital.

"Indonesia dan Australia berada pada momentum yang sangat tepat untuk memperkuat kemitraan investasi. Kedua negara memiliki ekonomi yang saling melengkapi, didukung oleh kerangka kerja sama IA-CEPA yang semakin matang. Pemerintah Indonesia terus melakukan reformasi iklim investasi melalui penyederhanaan perizinan, pemberian insentif fiskal dan nonfiskal, serta pengembangan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus," kata dia.

Oleh karena itu dirinya mengundang investor Australia untuk menanamkan modalnya di tanah air yang berorientasi ke penguatan infrastruktur hingga ketahanan pangan.

"Kami mengundang investor Australia untuk menjadi bagian dari babak baru pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui investasi yang berorientasi pada hilirisasi, infrastruktur, ketahanan pangan, transisi energi, dan ekonomi hijau," ujar Todotua lagi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding ( MoU) antara Australian Chamber of Commerce and Industry (ACCI) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengenai kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pengembangan hubungan bisnis kedua negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Russia Tidak Akan Tinggal D...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.