Dunia Makin Ngeri, Jerman Dorong PBB untuk Segera Lakukan Reformasi Total
📅 Selasa, 30 Jun 2026, 16:12 WIB | Oleh: Deri HenriawanBRUSSELS - Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier, Senin (29/6) memperingatkan bahwa tatanan global berbasis hukum internasional sedang menghadapi tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mendesak komitmen global baru untuk kerja sama dan reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang lebih kuat.
Steinmeier, saat berbicara pada pembukaan Konferensi Keberlanjutan Hamburg, mengatakan dunia memasuki periode di mana norma-norma internasional yang telah lama ada semakin terancam.
"Kita hidup di zaman ketika aturan internasional yang telah membimbing kita selama beberapa dekade terancam, saat beberapa negara kuat tidak lagi mematuhi aturan-aturan ini dan dengan berani melanggarnya ketika menghalangi kepentingan kekuasaan mereka sendiri," katanya.
Menurut harian Suddeutsche Zeitung, Steinmeier menyatakan bahwa politik global semakin dibentuk oleh "politik kekuasaan mentah, pola pikir menang-kalah (zero-sum thinking), dan konfrontasi," yang menggeser apa yang ia sebut sebagai fondasi sistem internasional yang kooperatif.
"Semangat kebrutalan dan kekejaman sedang melanda politik internasional," tambah Steinmeier.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terlepas dari perkembangan ini, Steinmeier menekankan bahwa meninggalkan kerja sama multilateral akan menjadi langkah yang salah.
"Penarikan diri dari Perserikatan Bangsa-Bangsa akan menjadi tindakan yang picik dan fatal. Namun demikian, PBB harus berubah, harus menjadi lebih efisien dan efektif, buktikan bahwa badan ini dapat memberikan hasil yang lebih baik ketimbang para pemimpin otoriter dengan fantasi kemahakuasaan mereka," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!