Tepis Klaim Trump, Iran Tegaskan Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya Lewat Cuitan atau Pidato Kampanye
📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 13:45 WIB | Oleh: Tim PenulisISTANBUL - Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan Selat Hormuz tidak dapat direbut hanya dengan sebuah cuitan, pengerahan kapal induk, perintah, ataupun pidato kampanye pemilu.
Pernyataan tersebut disampaikan Gharibabadi, Jumat, untuk menepis klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sesumbar akan menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah negaranya.
Wamenlu Iran itu mengatakan AS harus mengakui kekalahan strategis dan serius yang telah dideritanya dalam perang melawan Iran.
“Iran tidak takut terhadap ancaman dan tidak dapat diintimidasi oleh unjuk kekuatan,” katanya melalui unggahannya di platform media sosial X.
“Selat Hormuz itu milik Iran, sekarang milik Iran, dan akan tetap menjadi milik Iran. Selat ini hanya akan ditutup dan dibuka atas perintah Iran. Sampai kalian menerima kenyataan mengenai kekalahan kalian dan meninggalkan fantasi Anda, Iran akan terus memberlakukan blokade di Hormuz,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pernyataannya sehari sebelumnya, Trump mengklaim bahwa Angkatan Laut AS sedang memberlakukan blokade penuh terhadap Selat Hormuz.
“Setelah mengalahkan Iran sepenuhnya, saya akan segera menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat,” kata Trump.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!