Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai 'Wilayah' AS

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai 'Wilayah' AS Doc: Al Jazeera/AFP
Ket. Presiden AS Donald Trump saat meninggalkan Pusat Pelatihan dan Intelijen Akademi Kepolisian Nassau County di New York pada 14 Agustus 2026

TOKYO - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan segera mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai "wilayah" Amerika Serikat, seiring dengan meningkatnya tekanan AS terhadap Iran.

Perang antara kedua negara yang telah berlangsung hampir enam bulan itu masih juga belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

"Setelah kami selesai mengalahkan Iran, yang saat ini sedang dikalahkan dengan sangat parah, saya akan segera menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat," kata Trump dalam pidatonya di sebuah akademi kepolisian di negara bagian New York, Jumat (14/8).

Trump menyampaikan pernyataan tersebut sembari mengeklaim bahwa Amerika Serikat masih memiliki kendali kuat atas jalur pelayaran penting itu melalui blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dia pun menggambarkan blokade tersebut sebagai sesuatu yang "tidak terbendung" dan "tembok baja.

Trump juga meminta para pendukungnya untuk sementara ini menerima kenaikan harga bensin akibat perang, dengan alasan hal itu diperlukan untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

"Kalian hanya perlu mengingat bahwa apa yang kami lakukan ini merupakan jasa besar bagi dunia," ujarnya.

Perang AS-Israel melawan Iran, yang dimulai sejak akhir Februari lalu, serta penutupan efektif atas Selat Hormuz oleh Iran telah memicu kenaikan harga minyak dan berbagai komoditas lainnya di seluruh dunia.

Iran berulang kali menyatakan tidak akan membuka kembali selat yang merupakan jalur perairan sempit di antara Teluk Persia dan Teluk Oman sampai AS mencabut blokade tersebut.

Iran juga menegaskan Selat Hormuz berada di bawah kendali dan pengelolaannya, sementara Trump menghadapi tekanan semakin besar di internal negaranya untuk mengakhiri perang yang tidak disukai itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.