Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 12:20 WIB | Oleh:
Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG Doc: Antara foto
Ket. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang, Sabtu (15/8).

KUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika melaporkan hingga pukul 10.00 WITA jumlah gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah mencapai 111 kali.

“Informasi terbaru hingga pukul 10.00 WITA telah terjadi total 111 kali gempa bumi susulan,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang Arief Tystama di Kupang, Sabtu pagi.

Hal ini disampaikannya saat menggelar konferensi pers di Kupang bersama pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya yang bertempat di Mapolda NTT.

Dia mengatakan, meskipun hingga pukul 10.00 WITA sudah ada 111 kali gempa susulan, aktivitas seismik tersebut masih terus terjadi dengan magnitudo terakhir 3,8.

Walaupun magnitudo gempa sudah mulai mengecil, dia mengimbau masyarakat di Flores untuk selalu waspada, karena gempa susulan masih terus terjadi. Sementara itu terkait peringatan dini tsunami, ujarnya, saat ini telah dicabut.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG ) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT pascagempa dengan magnitudo 7,7 menguncang Desa Mbay, Kabupaten Nagekeo, Sabtu pukul 05.58 WITA waktu setempat.

Pusat gempa terjadi pada koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur Timur. Lokasinya di sekitar 30 kilometer laut Mbay-Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer

Hingga pukul 07.03 WITA BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami 2. Peringatan tersebut mencakup wilayah NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tenggara.

Di NTT, wilayah yang berstatus Siaga meliputi Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Ende bagian utara dan Sikka bagian utara.

Sementara itu, wilayah Sulawesi Selatan yang masuk status Siaga yakni Selayar, Jeneponto dan Bantaeng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.