Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pascagempa NTT, PLN: 429 Gardu Listrik Sudah Pulih dan Kembali Beroperasi

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 13:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pascagempa NTT, PLN: 429 Gardu Listrik Sudah Pulih dan Kembali Beroperasi Doc: PLN NTT
Ket. Petugas PLN melakukan inspeksi dan pengecekan menyeluruh memastikan kesiapan dan keamanan dalam proses penormalan pasokan listrik pascagempa di laut Flores.

KUPANG - PT PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan telah memulihkan 429 gardu listrik pascagempa dengan magnitudo 7,7 yang berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT F Eko Sulistyono di Kupang, Sabtu, mengatakan proses pemulihan jaringan kelistrikan dilakukan secara bertahap pascagempa.

“Sudah 429 gardu listrik yang saat ini sudah menyala atau beroperasi kembali pascagempa pagi tadi,” katanya.

PLN, kata dia, telah mengidentifikasi ada sebanyak 3.478 gardu distribusi yang terdampak gangguan pascagempa tersebut. Selain itu, dari 11 gardu induk yang telah terdampak, sebanyak enam gardu induk telah menyala dan beroperasi kembali.

Tim PLN, tambah Eko, terus melakukan pengecekan dan perbaikan, mulai dari pembangkit, transmisi, gardu induk, hingga jaringan distribusi.

Dia mengatakan bahwa pada saat ini Pembangkit Listrik Tenaga Minyak dan Gas (PLTMG) Maumere telah dinyatakan aman dan menjadi bagian dari langkah awal penormalan sistem. PLN juga memprioritaskan pasokan listrik untuk fasilitas vital, seperti rumah sakit dan posko bencana.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat. Seluruh petugas PLN berkomitmen bekerja tanpa henti untuk memulihkan kelistrikan secepat mungkin. Keselamatan adalah prioritas utama kami." tambah Eko.

Lebih lanjut kata dia, PLN juga memprioritaskan pemulihan pasokan listrik bagi fasilitas-fasilitas vital, termasuk rumah sakit dan posko penanganan bencana, guna mendukung kebutuhan masyarakat dalam kondisi pascagempa.

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan saat ini jaringan kelistrikan sedang dinormalkan kembali oleh PLN.

"Kita harapkan segera normal sehingga pelayanan di sana bisa normal juga," tambah dia.

Di sisi lain, pemulihan layanan telekomunikasi di sejumlah daerah terdampak gempa kini menjadi prioritas menyusul sempat terganggunya jaringan. Pihaknya bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Telkomsel agar koneksi komunikasi dapat segera pulih sepenuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Nasional
Bapanas Kebut Penyaluran Ba...
Nasional
Mendikdasmen Ungkap Literas...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.