Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 11:24 WIB | Oleh:
Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk. Doc: Antara Foto
Ket. Ilustrasi rudal Iran.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan Selat Hormuz tidak dapat direbut hanya dengan sebuah cuitan, pengerahan kapal induk, perintah, ataupun pidato kampanye pemilu.

Pernyataan tersebut disampaikan Gharibabadi, Jumat, untuk menepis klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sesumbar akan menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah negaranya.

Wamenlu Iran itu mengatakan AS harus mengakui kekalahan strategis dan serius yang telah dideritanya dalam perang melawan Iran.

“Iran tidak takut terhadap ancaman dan tidak dapat diintimidasi oleh unjuk kekuatan,” katanya melalui unggahannya di platform media sosial X.

“Selat Hormuz itu milik Iran, sekarang milik Iran, dan akan tetap menjadi milik Iran. Selat ini hanya akan ditutup dan dibuka atas perintah Iran. Sampai kalian menerima kenyataan mengenai kekalahan kalian dan meninggalkan fantasi Anda, Iran akan terus memberlakukan blokade di Hormuz,” tambahnya.

Dalam pernyataannya sehari sebelumnya, Trump mengklaim bahwa Angkatan Laut AS sedang memberlakukan blokade penuh terhadap Selat Hormuz.

“Setelah mengalahkan Iran sepenuhnya, saya akan segera menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat,” kata Trump.

Sementara itu, para pejabat Iran berulang kali mengatakan bahwa selat tersebut tidak akan dibuka kembali selama AS masih melakukan intervensi di kawasan itu, mempertahankan blokade angkatan laut, dan tidak memenuhi persyaratan dalam kerangka kesepakatan Juni antara Teheran dan Washington.

Melalui platform Truth Social, Trump juga mengklaim bahwa AS telah memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz dan meyakini bahwa kendali tersebut dapat dipertahankan.

Ibrahim Zolfaqari, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya yang merupakan badan militer tertinggi Iran dalam mengoordinasikan perang, membantah klaim Trump tersebut pada Kamis.

“Tidak ada kapal yang akan diizinkan melintasi Selat Hormuz tanpa izin dan pengawasan Iran,” kata Zolfaqari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Wamenkes Tegaskan Influenza A Tidak Berbahaya

20 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Wamenkes Tegaskan Influenza...

Janice Tjen Melaju ke Babak Kedua China Open 2026

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.