Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Breaking! BMKG Ingatkan Ancaman Tsunami hingga 3 Meter di NTT, NTB dan Sulsel

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 07:57 WIB | Oleh:
Breaking! BMKG Ingatkan Ancaman Tsunami hingga 3 Meter di NTT, NTB dan Sulsel Doc: Antara foto/HO-Tangkapan layer
Ket. Salah satu gedung di Maumere yang ambruk akibat gempa di Mbay Nagakeo.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto di Jakarta, Sabtu, mengatakan peringatan dini tsunami tersebut dikeluarkan menyusul gempa bumi berkedalaman 15 kilometer (km) yang berpusat di laut pada jarak 30 km  arah timur laut Nagekeo, NTT, pada pukul 04.58 WIB.

"Berdasarkan hasil pemodelan tsunami, gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Provinsi NTT, Sulawesi Selatan, dan NTB dengan status ancaman Siaga berketinggian 0,5 sampai 3 meter serta status Waspada di bawah 0,5 meter," katanya.

Wilayah dengan status Siaga (0,5-3 meter) mencakup kawasan Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Ende, dan Flores Timur di NTT, serta Jeneponto di Sulawesi Selatan.

Sementara wilayah berstatus Waspada (kurang dari 0,5 meter) meliputi Bima dan Dompu di NTB, Wajo di Sulawesi Selatan, serta sebagian kawasan Flores Timur.

"BMKG mencatat perkiraan waktu kedatangan gelombang pertama bervariasi mulai pukul 05.02 WIB hingga 06.01 WIB," katanya.

Wijayanto menjelaskan bahwa BMKG telah mengeluarkan Peringatan Dini 1 pada pukul 05.00 WIB (2 menit 16 detik pascagempa) dan Peringatan Dini 2 pada pukul 05.09 WIB guna memastikan pemangku kepentingan serta masyarakat dapat merespons potensi ancaman tersebut secara cepat.

Dampak guncangan gempa dilaporkan paling kuat dirasakan di Aesesa (Nagekeo), Riung (Ngada), dan Kota Mbay pada skala VII MMI yang menyebabkan warga berhamburan keluar rumah serta memicu kerusakan ringan pada bangunan.

Kemudian, skala VI MMI dirasakan di Wolowae dan Bajawa, serta skala V MMI di Ende, Borong, dan Ruteng.

Merespons potensi ancaman tsunami tersebut, BMKG mengimbau warga di area berstatus Siaga untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi, sementara masyarakat di kawasan berstatus Waspada diminta menjauhi pantai dan tepian sungai.

"Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi," katanya menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Jakarta Kenalkan Destinasi ...
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Harga Tandan Buah Segar Kel...

Dunia Pendidikan Dibuat Susah Kabut Asap

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dunia Pendidikan Dibuat Sus...

Era Digital Makin Meninggalkan Etika Jurnalistik?

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Digital Makin Meninggal...
Daerah
Bansos agar Tepat Sasaran P...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.