Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan.

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 11:44 WIB | Oleh:
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan. Doc: Antara Foto
Ket. Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Tgk H Muhammad Ali atau yang akrab dikenal Abu Paya Pasie sedang menyampaikan tausiah

Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengajak seluruh masyarakat di provinsi itu untuk merawat perdamaian yang telah terbina dengan semangat persaudaraan.

"Mari kita rawat perdamaian ini dengan persaudaraan. Jangan kita wariskan luka kepada anak cucu. Wariskanlah kepada mereka Aceh yang aman, bermartabat, maju, dan penuh kasih sayang," kata Muzakir Manaf di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (14/8) malam.

Pernyataan itu disampaikan dalam pidato tertulis dibacakan Asisten I Setda Aceh, Syakir pada zikir dan doa bersama dalam rangka peringatan Perdamaian Aceh dan Haul Para Syuhada di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Ia menjelaskan perdamaian sebagai jalan untuk memperkuat pendidikan, meningkatkan kesejahteraan, membuka lapangan pekerjaan, menjaga agama dan budaya, serta membangun Aceh dengan semangat kebersamaan.

"Mari kita memohon kepada Allah agar Aceh senantiasa berada dalam lindungan-Nya, dijauhkan dari segala perpecahan, permusuhan, bencana, dan marabahaya; serta dianugerahi keamanan, persatuan, kemakmuran, dan keberkahan. Amin Ya Rabbal’alamin," katanya.

Zikir dan doa bersama yang dipimpin Tgk Jamaluddin Rasyid diikuti seribuan masyarakat, santri dan turut dihadiri pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh, Bupati Aceh Besar, Muharram Idris dan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal.

Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Tgk H Muhammad Ali atau yang akrab dikenal Abu Paya Pasie dalam tausiahnya juga mengajak masyarakat Aceh untuk bersyukur atas nikmat perdamaian dan kemerdekaan yang telah Allah berikan.

"Nikmat perdamaian yang kita rasakan ini harus kita jaga dan syukuri. Perdamaian telah membuat daerah kita yang dulu miskin sekarang menjadi kaya," katanya.

Menurut dia, perdamaian Aceh harus dijaga dengan baik, kemerdekaan dijaga dengan baik, segala nikmat dipergunakan sesuai dengan perintah Allah.

"Mari kita terus bersyukur akan nikmat menjadi manusia dan jangan pernah melupakan perintah Allah. Jika kita kufur nikmat, maka Allah akan memberikan teguran," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.