Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jembatan Garuda di Tanah Laut Resmi Dimanfaatkan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas.

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 11:56 WIB | Oleh:
Jembatan Garuda di Tanah Laut Resmi Dimanfaatkan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas. Doc: Antara Foto
Ket. Jembatan Garuda di Desa Handil Labuan Amas, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, diresmikan dalam rangkaian peresmian nasional pembangunan jembatan dan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Pelaihari, beberapa waktu lalu.

Jembatan Garuda di Desa Handil Labuan Amas, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mulai dimanfaatkan masyarakat setelah diresmikan dalam program nasional pembangunan jembatan dan sumber air bersih yang digagas pemerintah.

Peresmian dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto secara nasional melalui konferensi video dari sejumlah daerah, termasuk Jembatan Garuda Handil Labuan Amas yang diikuti langsung jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat setempat.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemkab Tanah Laut Abdillah di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (14/8), mengatakan keberadaan jembatan sepanjang sekitar 60 meter tersebut diharapkan membuka akses masyarakat dan memperlancar aktivitas warga sehari-hari.

"Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi akses untuk memperlancar mobilitas, termasuk anak-anak menuju sekolah dan petani yang menjalankan aktivitas perkebunan," kata Abdillah.

Menurut dia, kehadiran jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga Desa Handil Labuan Amas karena akses yang sebelumnya menjadi bagian dari kendala mobilitas kini dapat digunakan dengan lebih baik.

Jembatan Garuda tersebut merupakan bagian dari pembangunan 2.500 Jembatan Garuda yang dikerjakan TNI dan 895 Jembatan Merah Putih Presisi oleh Polri, sehingga secara nasional terdapat 3.395 jembatan yang dibangun untuk kepentingan masyarakat.

Presiden Prabowo mengatakan pembangunan infrastruktur dasar tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran negara, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan jauh dari pusat kehidupan.

"Negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil, rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik," ujar Prabowo dalam sambutannya.

Dia juga memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang menjalankan misi pengabdian melalui pembangunan infrastruktur dasar, termasuk ribuan jembatan serta 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI Angkatan Darat.

"Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah tentara rakyat dan Polri sungguh-sungguh adalah polisi rakyat," tegasnya.

Setelah mengikuti peresmian nasional melalui konferensi video, jajaran Forkopimda Tanah Laut bersama masyarakat melakukan pemotongan pita sebagai tanda Jembatan Garuda Handil Labuan Amas resmi dapat dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.