Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR RI Ingin Kawasan Industri Jadi Pusat Riset dan Inovasi Nasional

📅 Senin, 29 Jun 2026, 17:45 WIB | Oleh:
DPR RI Ingin Kawasan Industri Jadi Pusat Riset dan Inovasi Nasional Doc: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
Ket. Anggota Komisi VII DPR RI Ilham Permana

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana, mendorong kawasan industri tidak hanya berfungsi sebagai lokasi produksi dan investasi. Ia berharap, kawasan industri bisa menjadi pusat riset, pendidikan vokasi, dan pengembangan teknologi nasional.

Menurut dia, pengembangan kawasan industri harus mampu menciptakan keterhubungan antara sektor industri, pendidikan, dan inovasi teknologi. Dengan demikian, kawasan industri dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

"Kami juga menginginkan kawasan industri ini menjadi pendorong inovasi. Kawasan industri harus menjadi pusat riset, juga pusat pendidikan vokasi, serta sebagai inkubator teknologi ke depan," kata Ilham saat RDP Panja RUU Kawasan Industri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6).

Ia menilai, kawasan industri perlu diarahkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia dan teknologi. Langkah tersebut penting untuk meningkatkan daya saing industri nasional di masa depan.

Selain itu, Ilham menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya mendukung operasional kawasan industri. "Bagaimana infrastruktur ini juga bisa melahirkan sebuah keterikatan industri hulu dan hilir," kata dia.

Ia berharap, masukan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah dalam penyusunan RUU Kawasan Industri. Dengan demikian, kawasan industri tidak hanya menjadi pusat investasi, tetapi juga motor penggerak inovasi dan pengembangan teknologi nasional.

Sebelumnya, pemerintah mengusulkan pembentukan Dewan Kawasan Industri Nasional (DKIN) dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri. Lembaga tersebut akan dipimpin langsung oleh Presiden untuk memperkuat koordinasi pengembangan kawasan industri secara nasional.

DKIN akan merumuskan kebijakan percepatan pengembangan kawasan industri hingga menyelesaikan berbagai persoalan lintas sektor yang menjadi hambatan investasi. "Dalam rangka untuk mendukung penyelenggaraan kawasan industri secara nasional perlu dibentuk apa yang disebut Dewan Kawasan Industri Nasional atau DKIN," kata Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Tri Supondy, dalam kesempatan yang sama.

"Dewan ini bertugas untuk merumuskan kebijakan percepatan pengembangan kawasan industri, menyelesaikan permasalahan yang bersifat lintas sektor. Termasuk menyusun strategi pengembangan, serta mengawasi pelaksanaan kebijakan di bidang kawasan industri," ujar Tri. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.