Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Walkot Farhan Wanti-wanti BPBD Bandung Akan Potensi Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau

8 Rabu, 08 Jul 2026, 22:43 WIB | Oleh:
Walkot Farhan Wanti-wanti BPBD Bandung Akan Potensi Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau Walkot Farhan Wanti-wanti BPBD Bandung Akan Potensi Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau Doc: Humas kota Bandung
Ket. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan memicu bencana hidrometeorologi, meski saat ini memasuki musim kemarau.

Ia mengatakan terdapat dua fokus utama yang perlu menjadi perhatian BPBD, yakni mitigasi terhadap potensi hujan ekstrem serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan kebencanaan di tingkat kewilayahan.

“BPBD ini ada dua hal yang mesti diperhatikan. Pertama adalah antisipasi cuaca ekstrem,” kata Farhan di Bandung, Rabu (8/7).

Ia menjelaskan berdasarkan kajian yang diterima Pemerintah Kota Bandung, peluang terjadinya hujan ekstrem di Kota Bandung relatif kecil, sekitar enam persen. Namun, dampak yang ditimbulkan dapat sangat besar terutama di wilayah yang memiliki kerawanan banjir.

Farhan mencontohkan kejadian hujan berintensitas tinggi yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu. Hujan yang berlangsung selama beberapa jam tanpa henti menyebabkan genangan di berbagai kawasan dan memperparah kondisi banjir.

“Apa yang terjadi di Surabaya beberapa minggu lalu menjadi pembelajaran. Walaupun kemungkinannya hanya enam persen, kalau sampai itu terjadi banjirnya bisa sangat dahsyat,” ujarnya.

Ia meminta BPBD terus memperbarui peta risiko kebencanaan, memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Lebih lanjut, Farhan menekankan pentingnya membangun budaya tanggap bencana di tingkat masyarakat karena dapat menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak saat bencana terjadi.

“Berikutnya adalah melakukan pelatihan-pelatihan emergency di setiap kecamatan. Itu penting sekali,” katanya.

Farhan berharap langkah mitigasi yang dilakukan sejak dini dapat memperkuat ketahanan Kota Bandung dalam menghadapi ancaman bencana yang dipicu perubahan cuaca ekstrem. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.