Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Garap Potensi Besar Ekonomi Kreatif, Wamenekraf Rayu Investor Tanam Modal

📅 Jumat, 10 Jul 2026, 18:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Garap Potensi Besar Ekonomi Kreatif, Wamenekraf Rayu Investor Tanam Modal Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Produk kriya mampu bertahan di saat pandemi covin-19 beberapa tahun lalu.

JAKARTA – Investasi di sektor ekonomi kreatif semakin menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru karena mampu menciptakan nilai tambah berbasis inovasi, talenta, dan kekayaan intelektual.

Masuknya investasi tidak hanya memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam mengembangkan produk dan memperluas pasar, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas di berbagai subsektor kreatif.

Agar dampaknya optimal, investasi perlu didukung oleh ekosistem yang kondusif, mulai dari kemudahan pembiayaan, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga penguatan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas kreatif sehingga mampu meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengajak investor untuk menanamkan modal di sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi pertumbuhan yang besar dan layak menjadi kelas aset baru yang menjanjikan bagi investor global.

Ia mengatakan Kemenekraf berkomitmen memperkuat infrastruktur keuangan melalui sekuritas kekayaan intelektual di sektor perbankan sehingga menjadi alat ukur baru yang membantu perbankan menilai aset kreatif sebagai aset pembiayaan.

“Langkah inovatif ini hadir untuk menciptakan alat ukur baru yang membantu perbankan menilai aset kreatif, baik yang sudah menghasilkan pendapatan maupun yang masih berupa hak cipta/desain baru, sehingga para pelaku industri kreatif kita mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah untuk meningkatkan skala usahanya," ujar Irene dalam keterangan yang diterima, Jumat (10/7).

Optimisme terhadap daya tarik aset baru ini diperkuat realisasi investasi sektor ekonomi kreatif Indonesia yang terus tumbuh. Hingga kuartal ketiga tahun 2025, realisasi investasi ekonomi kreatif mencapai Rp132,04 triliun, atau sekitar 9 persen dari total investasi nasional, sekaligus memenuhi 97 persen dari target tahunan.

Sementara itu, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif juga menunjukkan tren positif dengan mencapai 5,54 persen pada akhir tahun 2025, berhasil melampaui target yang ditetapkan sebesar 5,3 persen.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ini, selain fokus pada urusan permodalan, Kementerian Ekraf juga bergerak cepat menyelesaikan permasalahan pembayaran internasional bagi para kreator melalui perluasan QRIS di luar negeri.

Irene juga mengatakan akan terus memperkuat pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan akses pembiayaan dan investasi, pengembangan startup dan ekosistem digital, hingga mempercepat transformasi ekonomi digital.

“Kami turut memanfaatkan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI) dan blockchain untuk melindungi hak cipta karya lokal sekaligus mempermudah produk kreatif Indonesia menembus pasar global," ujar Wamen Ekraf.

Ia mengatakan melalui partisipasi dalam Finance 2045 yang diselenggarakan Trescon Global, Kementerian Ekraf berharap kolaborasi dengan investor global, lembaga keuangan, dan mitra strategis semakin kuat sehingga mampu membuka peluang pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia sekaligus mempercepat pertumbuhan sektor ini sebagai mesin ekonomi baru nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Resmi IPO Hari Ini, Jumat (10/7), RANS Entertainment Bantah Rumor Pencucian Uang

Resmi IPO Hari Ini, Jumat (10/7), RANS Entertainment Bantah Rumor Pencucian Uang

10 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.