Kendali AS di Hormuz Beri Kepastian Keamanan dan Tarif
📅 Jumat, 26 Jun 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiMenurutnya, siapa pun yang mampu menjamin keamanan pelayaran akan memiliki posisi tawar yang semakin besar terhadap negara-negara yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk.
Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melintasi Selat Hormuz. Karena itu, setiap gangguan terhadap jalur tersebut langsung memengaruhi harga energi, biaya logistik, premi asuransi kapal, hingga inflasi di berbagai negara. Setelah konflik dengan Iran mereda, Amerika Serikat berupaya memastikan jalur pelayaran kembali aman sehingga arus minyak dunia dapat dipulihkan.
“Jika Amerika Serikat mampu mempertahankan perannya sebagai penjamin keamanan di Selat Hormuz, maka posisi tersebut dapat berkembang menjadi pengaruh ekonomi yang lebih luas. Negara-negara pengguna jalur tersebut akan semakin bergantung pada kepemimpinan dan perlindungan keamanan yang diberikan Washington.
Indonesia kata Aditya perlu mencermati perkembangan tersebut karena ekonomi nasional juga sangat dipengaruhi stabilitas perdagangan internasional dan harga energi. Ia menilai persaingan global ke depan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan produksi, tetapi juga oleh kemampuan negara mengendalikan jalur perdagangan, teknologi, dan sistem keuangan internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Negara yang menguasai simpul-simpul strategis ekonomi dunia akan memiliki daya tawar yang jauh lebih besar dibanding negara yang hanya menjadi pengguna pasar,” tutup Aditya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!