Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otorita Lakukan Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah IKN

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 16:19 WIB | Oleh:
Otorita Lakukan Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah IKN Doc: ANTARA/HO-dokumen Humas Otorita IKN
Ket. Otorita IKN memberikan edukasi kesehatan di salah satu sekolah di wilayah delineasi ibu kota baru Indonesia.

Penajam Paser Utara -- Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melakukan percepatan penurunan stunting di wilayah IKN, ibu kota baru Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.  

"Program komprehensif dilakukan dalam percepatan penurunan stunting," ujar Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, ketika ditanya menyangkut kesehatan di Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu.

Intervensi komprehensif yang dilakukan, antara lain penyuluhan dan pemberian makanan tinggi protein bagi keluarga berisiko stunting dan ibu hamil, pendampingan langsung ke rumah tangga keluarga berisiko stunting.   

Kemudian penyuluhan dan pemberian tablet Fe atau zat besi bagi calon pengantin dan remaja sekolah untuk mencegah anemia, serta memberikan edukasi tentang pengetahuan kesehatan reproduksi kepada remaja. 

"Edukasi terkait pengetahuan kesehatan reproduksi diberikan kepada pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat," katanya menjelaskan.

Edukasi kesehatan merupakan bagian penting dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dengan menyasar sekitar 600 pelajar sekolah wilayah delineasi IKN.

Para pelajar diberikan pemahaman terkait kesehatan reproduksi remaja, serta pentingnya pencegahan stunting sejak dini, sekaligus mendorong pelajar menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. 

Edukasi pencegahan dini stunting dan kesehatan reproduksi bagi pelajar, menurut Suwito, sebagai langkah strategis menyiapkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Kegiatan edukasi kesehatan memberikan dampak positif bagi peserta didik, timpal Wakil Kepala SMP Negeri 2 Kabupaten Penajam Paser Utara Sahram, diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari perjalanan menuju masa depan yang lebih baik.

Sejumlah pelajar yang mengikuti kegiatan edukasi kesehatan yang diadakan Otorita IKN mengaku mendapatkan pemahaman baru dari kegiatan tersebut.

Edukasi itu menambah pengetahuan baru, belajar tentang anak stunting dan bagaimana mencegah,” kata salah satu peserta edukasi, pelajar SMA Negeri 3 Kabupaten Penajam Paser Utara Nur Ayatul Husna. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.