Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tren Positif, Nilai Ekspor Perikanan Tembus Rp284,9 Miliar, Karantina Babel Pastikan Komoditas Bebas Hama dan Penyakit

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 18:54 WIB | Oleh:
Tren Positif, Nilai Ekspor Perikanan Tembus Rp284,9 Miliar, Karantina Babel Pastikan Komoditas Bebas Hama dan Penyakit Doc: ANTARA/Aprionis
Ket. Ilustrasi, Ekspor perikanan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

PANGKALPINANG, BANGKA BELITUNG - Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengawal akselerasi ekspor produk perikanan senilai Rp284,9 miliar tujuan Malaysia dan Australia, guna memastikan komoditas tersebut bebas hama dan penyakit.

"Kita memastikan produk perikanan ini bebas dari penyakit, memenuhi standar mutu dan sesuai dengan persyaratan kesehatan yang ditetapkan oleh negara tujuan ekspor," kata Kepala Karantina Kepulauan Babel Herwintarti di Pangkalpinang, Selasa (28/7).

Ia mengatakan selama Januari hingga Juni 2026, nilai ekonomi ekspor perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai Rp284.986.046.778 dengan tujuan ekspor ke Malaysia dan Australia, sehingga dapat mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat nelayan di daerah ini.

Jenis ikan yang diekspor ke Malaysia dan Australia, yaitu ikan mayung sebanyak 972 ton, cumi-cumi 897 ton, ikan sembilang 868 ton, ikan sebelah 715 ton, ikan bawal 491 ton, ikan kakap 415 ton dan ikan kuning 321 ton.

Menurut dia, frekuensi ekspor perikanan Kepulauan Babel selama Januari hingga Juni 2026 sebanyak 319 kali atau meningkat sebesar 33,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya atau sebanyak 239 kali ekspor dengan tujuan Malaysia dan Australia.

"Saat ini, permintaan mayung dari Malaysia sangat tinggi, sehingga ikan ini berpotensi menjadi komoditas unggulan ekspor daerah ini," ujarnya.

Ia menegaskan peran karantina tidak hanya sebatas penerbitan sertifikat kesehatan, tetapi juga menjadi garda terdepan pelindungan optimal melalui jaminan kesehatan, kualitas dan keamanan komoditas yang dilalulintaskan dari hulu ke hilir.

"Melalui pengawasan yang ketat ini, kami berupaya memberikan jaminan kepada negara tujuan bahwa produk perikanan dari Bangka Belitung aman, sehat, dan layak dikonsumsi," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.