Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Tumpang Sari Bawang di Lahan Tembakau Didukung Wabup Lombok Tengah

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 18:02 WIB | Oleh:
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Tumpang Sari Bawang di Lahan Tembakau Didukung Wabup Lombok Tengah Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Lombok Tengah
Ket. Wakil Bupati Lombok Tengah Provinsi NTB HM Nursiah saat meninjau panen bawang merah milik Kelompok Tani Setia Abadi di Dusun Swaa, Desa Jero Puri, Kecamatan Praya Timur di Lombok Timur, Selasa (28/7).

LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT - Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) HM Nursiah mendukung inovasi petani yang menerapkan sistem tumpang sari bawang merah di lahan tembakau guna meningkatkan produktivitas lahan.

"Bawang merah ini dibudidayakan dengan sistem tumpang sari di sela-sela tanaman tembakau," kata HM Nursiah saat meninjau panen bawang merah milik Kelompok Tani Setia Abadi di Dusun Swaa, Desa Jero Puri, di Lombok Timur, Selasa (28/7).

Ia mengatakan pola tanam ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan tambahan penghasilan bagi petani sembari menunggu masa panen tembakau.

"Hasil panen bawang merah cukup menggembirakan, sementara tanaman tembakau tetap tumbuh optimal tanpa terganggu," katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem tumpang sari dapat menjadi alternatif bagi petani untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan tanpa mengurangi hasil komoditas utama.

“Dengan sistem ini, petani memperoleh tambahan penghasilan dari panen bawang sambil tetap menunggu masa panen tembakau. Inovasi seperti inilah yang perlu terus kita dorong agar sektor pertanian semakin produktif, efisien, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia berharap keberhasilan kelompok tani ini dapat menjadi inspirasi bagi petani tembakau lainnya di Kabupaten Lombok Tengah untuk mengembangkan pola tanam yang inovatif dan berorientasi pada peningkatan pendapatan.

“Petani yang maju adalah petani yang berani berinovasi. Ketika lahan dikelola lebih produktif, kesejahteraan keluarga petani pun akan semakin meningkat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terus mendorong pengembangan sektor pertanian yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.