Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polres Tasikmalaya Tangani Penganiayaan Kiai di Cikatomas

📅 Senin, 20 Apr 2026, 07:38 WIB | Oleh:
Polres Tasikmalaya Tangani Penganiayaan Kiai di Cikatomas Doc: antara foto
Ket. Plt Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Ipda Agus Yusup Suryana kepada wartawan di Tasikmalaya, Minggu (19/4).

TASIKMALAYA - Kepolisian Resor (Kapolres) Tasikmalaya memastikan terduga pelaku kasus penganiayaan seorang tokoh agama atau kiai di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sedang ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

"Kasus dugaan penganiayaan di Cikatomas, kami dari Polres Tasikmalaya sudah bertindak sesuai prosedur hukum," kata Plt Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Ipda Agus Yusup Suryana kepada wartawan di Tasikmalaya, Minggu (19/4).

Ia menuturkan, korban Abdul Yani (70) warga Cikatomas menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seseorang anggota organisasi masyarakat yang terjadi di Desa Cayur, Cikatomas, Rabu (15/4).

Adanya aksi penganiayaan itu, kata dia, kepolisian langsung bergerak cepat mengamankan situasi lingkungan, kemudian mencari terduga pelakunya, sampai akhirnya terduga datang sendiri ke Markas Polres Tasikmalaya, Minggu. 

"Setelah dilakukan pendekatan, dan penggalangan oleh anggota, akhirnya terduga pelaku secara kooperatif mendatangi Polres Tasikmalaya," katanya.

Ia menyampaikan, kepolisian sampai saat ini masih memeriksa lebih lanjut terhadap terduga pelaku penganiayaan dengan pendampingan kuasa hukumnya di Markas Polres Tasikmalaya.

Kepolisian, lanjut dia, memproses terduga pelaku secara profesional, dan transparan dalam proses hukum, kemudian untuk perkembangannya sampai saat ini masih didalami, begitu juga terkait motifnya.

"Motifnya lagi didalami, yang penting semua pihak bersabar dan percayakan pada polisi," katanya.

Ia menyampaikan, aksi penganiayaan itu terjadi ketika korban melintas ke lokasi tempat beberapa orang dari organisasi pelaku menggelar kegiatan halalbihalal, kemudian terjadi keributan.

Korban, kata dia, sempat dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan medis, dan saat ini sudah berangsur pulih. Kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang karena proses hukum sedang berjalan.

"Masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Jepang Layangkan Protes ata...
Nasional
Pemerintah Perlu Percepat E...
Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.