Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berbagai Cara Ditempuh untuk Cegah Kekeringan Sawah di Bekasi

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berbagai Cara Ditempuh untuk Cegah Kekeringan Sawah di Bekasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja (kemeja biru) meninjau saluran irigasi Bendung Kedunggede di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa (28/7).

BEKASI – Upaya-upaya mengatasi kekeringan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Ini khususnya untuk menangani area pertanian yang kekeringan. Salah satu jalan yang ditempuh melalui percepatan kegiatan normalisasi saluran irigasi Bendung Kedunggede (BKG) guna mencegah kekeringan lahan persawahan sekaligus menjaga produktivitas petani di daerah itu.

“Percepatan penanganan saluran irigasi di Kecamatan Pebayuran ini sebagai upaya melindungi petani dari ancaman kekeringan saat musim kemarau maupun banjir ketika musim hujan,” kata Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat meninjau saluran irigasi BKG di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa.

Dia mengatakan peninjauan lapangan ini dalam rangka merespons keluhan ratusan petani wilayah Bekasi utara yang disampaikan kepadanya dalam forum audiensi di gedung Swatantra Wibawa Mukti, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi Senin (27/7). Asep bersama perangkat daerah terkait, BBWS, PJT II, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat dan perwakilan petani meninjau langsung titik BKG 6 Cikarang Timur, BKG 15, BKG 16 serta lokasi terdampak kekeringan di Desa Karangharja dan Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran.

Kunjungan dilakukan untuk memastikan secara langsung berbagai persoalan yang dikeluhkan petani sehingga penanganan dilakukan secara tepat sasaran. Berdasarkan hasil peninjauan, terdapat sejumlah temuan yang harus segera disikapi dan menjadi prioritas pembangunan.

Persoalan yang ditemukan secara umum mencakup hambatan kelancaran distribusi air irigasi disebabkan sejumlah faktor antara lain kerusakan jembatan pada titik BKG 6 serta penumpukan eceng gondok di BKG 15 dan BKG 16 yang menghambat aliran air.

“Konstruksi jembatan di BKG 16 posisinya tegak lurus sehingga menjadi titik penahan eceng gondok dan sampah. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air menuju lahan pertanian menjadi tidak optimal. Saya sudah sampaikan karena ini juga kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai,” katanya. Dia juga akan mengalokasikan pembangunan empat jembatan melalui Anggaran Belanja Tambahan untuk memperlancar aliran air di saluran irigasi sepanjang 10 kilometer tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.