Kemdiktisaintek Dorong Mahasiswa Turut Berperan dalam Solusi Pengelolaan Sampah
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 22:30 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan. Termasuk pengelolaan sampah dan transisi energi berkelanjutan.
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, mengatakan persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan. Tetapi juga menyangkut teknologi, ekonomi, tata kelola, dan perubahan perilaku masyarakat.
"Pengelolaan sampah merupakan persoalan yang melibatkan berbagai aspek. Karena itu, dibutuhkan talenta yang mampu melihat persoalan secara menyeluruh dan menghadirkan solusi yang berkelanjutan," kata Fauzan, Minggu (14/6).
Menurut dia, Kemdiktisaintek telah mendukung berbagai riset terkait pengolahan sampah menjadi energi sebagai bagian dari upaya mendorong inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Selain itu, perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis dalam melahirkan inovasi sekaligus membentuk sumber daya manusia yang mampu menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan di lapangan.
Fauzan menjelaskan keterlibatan mahasiswa juga didorong melalui Program Aksara Mahasiswa atau Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa. Melalui program tersebut, mahasiswa terjun langsung ke masyarakat untuk memetakan persoalan, membangun kesadaran publik, serta mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih baik mulai dari tingkat rumah tangga.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mahasiswa tidak hanya belajar dari masyarakat. Tetapi juga menjadi agen perubahan dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan," ujar dia.
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Danang Sri Hadmoko, menilai perguruan tinggi merupakan ruang pembentukan calon pemimpin masa depan. Tentu yang mampu menjawab berbagai persoalan strategis bangsa.
Menurut dia, tantangan di bidang energi maupun lingkungan memerlukan pendekatan multidisiplin serta kolaborasi berbagai pihak agar solusi yang dihasilkan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. "Isu energi dan berbagai persoalan strategis perlu dijawab melalui pendekatan multidisiplin dan melibatkan banyak pemangku kepentingan," kata Danang. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!