Mendikti Serukan agar Mahasiswa dan Dosen Naik Sepeda ke Kampus
📅 Senin, 06 Apr 2026, 15:35 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti) Brian Yuliarto mengimbau mahasiswa dan dosen untuk menggunakan sepeda ke kampus. Brian juga memberi alternatif lain untuk ke kampus yaitu dengan berjalan kaki.
Dorongan ini menurut Brian tidak lantas menurunkan derajat maupun status sosial. Terlebih, di negara-negara maju seperti Eropa, sudah lebih dahulu membiasakan berjalan kaki dan bersepeda.
"Dulu sebenernya kita sudah terbiasa ada yang jalan kaki, naik sepeda. Itu barang kali juga diharapkan mulai terbiasa," ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto dalam acara Halalbihalal bersama media, di Kantor Kemendiktisaintek, Senin (6/4).
Brian bahkan menyarankan mahasiswa dan masyarakat, jika bersepeda manual memberatkan, maka bisa menggunakan sepeda listrik. Hal ini untuk memudahkan menghadapi tantangan kondisi kontur dan lanskap wilayah.
"Kalau berat (karena tanjakan), bisa pakai sepeda listrik. Itu membantu mobilitas, dari yang masih tergantung menggunakan BBM bersubsidi, diubah menjadi kebiasaan lebih sehat," ucap Brian lebih lanjut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain Brian, imbauan serupa pernah dilontarkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti. Ia pernah mengimbau anak-anak yang tinggal dekat dengan sekolah untuk berjalan kaki atau bersepeda.
"Sebaiknya orang tua tidak mengantarkan anaknya dengan kendaraan pribadi yang berlebihan begitu. Kalau jaraknya tidak jauh, ya naik sepeda atau jalan kaki, yang penting aman dan nyaman," kata Mu'ti pada 1 April 2026 lalu.
Imbauan itu disampaikan Mendikdasmen kebijakan kerja dari rumah yang ditujukan kepada aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan tersebut bagian dari upaya pemerintah untuk menghemat energi dampak dinamika global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mendikdasmen berharap, pemerintah daerah dapat memperbanyak fasilitas untuk pejalan kaki dan pesepeda. Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan sangat membantu masyarakat menggunakan transportasi ramah lingkungan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!