Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengapa Anak Difabel Harus Lebih Sering Diskrining Jantungnya

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 05:45 WIB | Oleh:
Mengapa Anak Difabel Harus Lebih Sering Diskrining Jantungnya Doc: ist
Ket. perlu sering dicek jantungnya

JAKARTA – Karena tidak mampu mengutarakan saat sakit, maka anak-anak autis mesti lebih sering diskrining jantungnya. Duta Rumah Autis Marcella Zalianty mendorong perluasan cakupan pelayanan skrining jantung bagi anak difabel dan anak berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan dalam menyampaikan kondisi kesehatan mereka.

"Anak-anak autis ini sangat rentan karena mereka tidak bisa mengutarakan ketika mereka sakit," kata Marcella saat menghadiri kegiatan skrining jantung yang digelar oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) di Jakarta, Senin. "Kita tidak tahu apakah ada serangan jantung karena mereka tidak bisa menyampaikan keluhan," katanya.

Marcella menyampaikan pentingnya deteksi dini penyakit jantung melalui skrining pada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Kegiatan pemeriksaan jantung gratis seperti yang dilakukan oleh IDAI, menurut dia, sangat membantu keluarga dengan anak berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan akses dan biaya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Skrining seperti ini tidak murah, jadi kesempatan gratis ini sangat berarti bagi mereka," kata dia. Marcella berharap program pelayanan skrining gratis tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi diperluas ke berbagai daerah agar menjangkau lebih banyak anak dengan kebutuhan khusus.

"Tidak hanya di Jakarta, anak-anak di daerah juga harus bisa mendapatkan pemeriksaan ini," ujarnya. Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI dr. Piprim Basarah Yanuarso juga menyampaikan pentingnya penyediaan layanan skrining jantung bagi anak-anak dengan disabilitas.

"Sekitar setengah anak down syndrome itu punya kelainan jantung bawaan, jadi justru perlu skrining," katanya. Ia menyampaikan bahwa IDAI mengadakan layanan skrining echocardiography gratis dalam upaya untuk meningkatkan akses anak-anak difabel terhadap pelayanan pemeriksaan kesehatan. "Kalau bayar sendiri bisa di atas Rp1 juta, sementara kalau BPJS juga antreannya panjang," kata dia.

Soal Trotoar Medan

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas minta pembangunan trotoar untuk memperhatikan akses bagi penyandang disabilitas guna mewujudkan infrastruktur yang inklusif. "Trotoar harus dibangun untuk semua pengguna termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas," ujar Rico Waas usai memimpin rapat penataan trotoar di sejumlah lokasi di Medan, Kamis.

Rico Waas mengatakan, pemerintah kota setempat dalam waktu dekat akan melakukan penataan trotoar di delapan ruas jalan Kota Medan. Ia meminta seluruh pengerjaan trotoar tersebut harus memiliki konsep yang matang dengan memperhatikan segala aspek termasuk ramah bagi pengguna.

"Trotoar itu bukan sekadar jalan kaki, tetapi harus ada ruang hijau, penerangan, dan akses yang baik untuk semua, termasuk penyandang disabilitas," kata dia. Oleh karena itu, dia meminta jajarannya untuk melakukan berbagai upaya dalam mematangkan proses pembangunan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
Kemenkum Akselerasi Layanan...
Ekonomi
MSCI Ancam Tendang Saham RI...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.