Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Myanmar Klaim Rebut Kembali Kota Perbatasan

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Myanmar Klaim Rebut Kembali Kota Perbatasan Doc: Global New Light of Myanmar
Ket. Pos Perbatasan - Suasana di sekitar pos perbatasan Singkhorn di kota perbatasan antara Tailan-Myanmar, Mawtaung, beberapa waktu lalu. Pada Rabu (20/5) militer Myanmar mengklaim telah merebut kembali sebuah Kota Mawtaung.

YANGON — Militer Myanmar pada Rabu (20/5) mengklaim telah merebut kembali sebuah kota di perbatasan Tailan, memperluas jalur perdagangan perbatasan yang diklaimnya berada di bawah kendalinya sejak perang saudara yang berkepanjangan.

Kota perbatasan Mawtaung di Myanmar selatan merupakan pos perdagangan yang relatif kecil, namun perebutan kota ini akan menjadi dorongan lain bagi militer, menambah serangkaian kemenangan baru-baru ini melawan pasukan minoritas etnis dan gerilyawan prodemokrasi yang telah diperangi sejak terjadi kudeta tahun 2021.

Media pemerintah Myanmar mengatakan militer kehilangan kendali atas Mawtaung di wilayah Tanintharyi pada November, tetapi merebutnya kembali pada Selasa (19/5) setelah serangan balasan selama dua pekan.

“Pertempuran tersebut mencakup lebih dari 200 bentrokan besar dan kecil yang menewaskan sedikitnya 24 pejuang oposisi,” lapor surat kabar The Global New Light of Myanmar. Arus perdagangan lintas batas dan aktivitas transportasi antara kedua negara melalui jalur Tanintharyi-Mawtaung akan dapat dilanjutkan,” imbuh surat kabar tersebut.

Sebelumnya pada bulan ini, militer Myanmar juga mengklaim telah merebut kembali jalan raya utama di utara yang mengarah ke perbatasan Tiongkok, dan bulan lalu menggelar upacara untuk merayakan perebutan kembali jalan menuju penyeberangan perdagangan tersibuk dengan Tailan.

Dua kelompok militer minoritas etnis yang menjadi kunci dalam serangan tahun 2023 telah menandatangani gencatan senjata yang dimediasi oleh Beijing, sehingga membuat para pendukung demokrasi yang kurang terlatih dan kurang dilengkapi menjadi rentan di medan perang. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Luar Negeri
Perubahan Iklim Picu Laut E...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.