Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Ingin Tambahan Pasukan Korut untuk Perang di Ukraina

📅 Senin, 27 Jul 2026, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia Ingin Tambahan Pasukan Korut untuk Perang di Ukraina Doc: AFP/Andriy Andriyenko
Ket. Sejumlah tentara Ukraina yang baru direkrut sedang mengikuti pelatihan militer di sebuah lokasi rahasia di wilayah Zaporizhzhia pada 24 Juli lalu. Pada Sabtu (25/7), Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan bahwa Russia telah meminta tambahan 30.000 pasukan dari Korut untuk berperang melawan Ukraina.

KYIV - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan bahwa Russia telah meminta tambahan 30.000 pasukan dan peluncur misil dari Korea Utara (Korut) untuk perang terhadap negaranya.

“Persiapan untuk penambahan pasukan sedang dilakukan di wilayah Voronezh, Russia, dekat perbatasan dengan Ukraina,” kata Presiden Zelenskyy dalam sebuah unggahan media sosial pada Sabtu (25/7) malam.

Korut sebelumnya diketahui telah mengirim ribuan pasukan untuk membantu Russia melawan serangan balasan Ukraina di wilayah Kursk pada tahun 2024. Negara itu juga telah menyediakan senjata untuk membantu invasi Russia sejak tahun 2022.

Menurut Korea Selatan (Korsel), sekitar 2.000 tentara Korut telah tewas dalam perang tersebut.

"Russia ingin menerima 30.000 tentara lagi dari Korut. Sejak Juni, persiapan telah dilakukan di wilayah Voronezh Russia untuk menerima mereka," kata Zelenskyy di media sosial X.

"Korut juga bersiap untuk mentransfer peluncur tambahan untuk misil balistik ke Russia. Ini bukan hanya ancaman bagi Ukraina. Russia membantu Korut mempelajari cara berperang, meningkatkan persenjataannya, dan mendapatkan pengalaman tempur nyata dalam menggunakannya," tutur dia.

"Semua ini merupakan ancaman bagi semua orang di Asia yang berada dalam jangkauan misil Korut," ucap Presiden Ukraina itu

Baik Korut dan Russia sendiri telah menandatangani perjanjian bantuan militer pada tahun 2024 dan Pyongyang menegaskan kembali dukungannya terhadap perang Russia di Ukraina selama kunjungan menteri luar negerinya, Choe Son Hui, ke Moskwa pekan lalu.

“Pyongyang menyatakan dukungan tanpa syarat untuk semua kebijakan internal dan eksternal Federasi Russia untuk menghilangkan akar penyebab perselisihan Ukraina dan mempertahankan kedaulatan nasional, integritas teritorial, dan keadilan internasionalnya", kata kantor berita KCNA, setelah pembicaraan bilateral tersebut.

Presiden Russia, Vladimir Putin, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Korut dalam sebuah video yang dirilis menjelang kunjungan Menlu Choe.

Sebagai imbalan atas bantuan militernya, Korut telah menerima uang tunai, teknologi militer, serta komoditas pangan dan energi untuk membantunya mengatasi sanksi internasional terkait program nuklirnya.

Serang Perbatasan

Sementara perkembangan terbaru dari perang Ukraina dengan Russia dilaporkan bahwa Kyiv telah melancarkan serangan ke wilayah yang diduduki Moskwa dan sebuah desa perbatasan Russia yang menewaskan enam orang pada hari Minggu (26/7), seiring dengan meningkatnya jumlah korban sipil secara signifikan dalam perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun ini.

Sedangkan serangan Russia terhadap sebuah bangunan tempat tinggal di Kharkiv, Ukraina, menewaskan satu orang lagi, kata Kyiv.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Meriahnya Pembukaan Asian P...
Rona
Tips Menjalankan Bisnis War...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.