Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Dampak Kekeringan, Jateng Kirim 75,4 Juta Liter Air

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Kurangi Dampak Kekeringan, Jateng Kirim 75,4 Juta Liter Air Doc: ANTARA/HO-Pemprov Jateng
Ket. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan distribusi air bersih untuk mengatasi wilayah yang terdampak kekeringan.

SEMARANG -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota, perusahaan, TNI, Polri, dan pihak lainnya telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 75,4 juta liter ke daerah-daerah terdampak kekeringan.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Rabu, mengatakan pasokan air sebanyak 75.463.000 liter itu terdistribusi ke 33 kabupaten/kota terdampak kekeringan di Jateng.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, penyaluran air bersih itu berlangsung selama periode 5 Juni hingga 28 September 2026.

Ia menyebutkan total penerima manfaat sebanyak 1.557.333 KK atau 2.341.548 jiwa yang tersebar di 255 kecamatan dan 784 desa/kelurahan.

Puluhan juta liter air bersih yang terdistribusi tersebut, terdiri atas 36.448.900 liter bersumber dari dukungan ketersediaan air bersih APBD Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota.

Kemudian, 259.000 liter bersumber dari APBN, dan 38.755.100 liter dari CSR perusahaan maupun lembaga swadaya masyarakat,

Beberapa daerah dengan distribusi air bersih tertinggi di Jateng, meliputi Kabupaten Klaten, Pemalang, Purbalingga, Boyolali, Grobogan, Banyumas, Sragen, Cilacap, Blora, dan Banjarnegara.

"Kekeringan sudah kita petakan. Semua komponen bergerak. BPBD bergerak, PMI bergerak, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota bergerak, TNI dan Polri bergerak. Untuk masyarakat kita salurkan air bersih," katanya.

Ia menjelaskan penanganan dampak kekeringan tersebut tidak hanya untuk masyarakat yang membutuhkan air bersih, namun juga terkait lahan pertanian dalam rangka menjaga produktivitas komoditas pangan dan ketahanan pangan.

Maka dari itu, ia juga meminta kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng berkoordinasi dengan seluruh bupati-wali kota beserta jajaran dan TNI untuk melakukan pemetaan dan intervensi kebutuhan air bagi petani.

"Untuk sawah itu ada dua macam, yaitu sawah tadah hujan dan sawah irigasi. Ini sudah kita koordinasikan juga dengan TNI melalui sumurisasi dan pipanisasi. Semoga target produksi padi dan komoditas pangan tidak meleset," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen telah mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap waspada terkait dampak kekeringan pada musim kemarau kali ini, termasuk mengingatkan kepada masyarakat untuk hemat menggunakan air bersih.

Sosok yang akrab disapa Gus Yasin tersebut juga menyampaikan bahwa permintaan modifikasi cuaca dari Pemprov Jateng kepada BNPB akan dilakukan apabila diperlukan penanganan lanjutan.

Langkah lain yang dilakukan tentu saja percepatan pembuatan dan perkuatan tanggul dan bendungan sehingga dapat menampung air lebih banyak saat hujan tiba.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Harga Mobil BBM hingga List...
Luar Negeri
Kanada Yakin Badai Perang D...
Luar Negeri
Visa Ditolak AS, Presiden S...
Megapolitan
MUI Tangerang Raih Sertifik...

Mesir Pasang Badan Amankan Laut Merah

34 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Pasang Badan Amankan ...
Megapolitan
Wali Kota Bekasi Turun Lang...
Luar Negeri
Pariwisata Sepi, Laju Ekono...
Advertisement
Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000   

Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.