Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Gelar Latgab Militer Dekat Scarborough Shoal

📅 Senin, 03 Agu 2026, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Gelar Latgab Militer Dekat Scarborough Shoal Doc: AFP/PHILIPPINE COAST GUARD
Ket. Sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok menggunakan water canon untuk mengusir kapal Filipina dekat  Scarborough Shoal di LTS pada 24 Juli lalu. Pada Sabtu (1/8), Tiongkok menggelar latihan militer dan penjaga pantai di dekat Scarborough Shoal untuk menanggapi pertikaian terbaru.

BEIJING - Tiongkok pada Sabtu (1/8) mengatakan telah melakukan latihan militer dan penjaga pantai di dekat Scarborough Shoal, sebuah terumbu karang yang diperebutkan di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Latihan ini diklaim sebagai bentuk unjuk kekuatan setelah bentrokan baru-baru ini dengan Filipina di perairan yang disengketakan.

Filipina dan Tiongkok saling memperebutkan kedaulatan atas gugusan karang tersebut, yang kaya akan sumber daya perikanan dan saat ini dikuasai oleh Beijing.

Tiongkok melakukan latihan gabungan angkatan laut dan udara di dekat terumbu karang pada Sabtu, kata seorang juru bicara dari Komando Wilayah Selatan Angkatan Darat Tiongkok.

"Ini adalah tindakan yang diperlukan yang diambil mengingat situasi terkini di LTS dan sebagai tanggapan terhadap tindakan negara-negara tertentu di kawasan tersebut yang telah merusak perdamaian dan stabilitas regional," kata juru bicara itu.

Stasiun televisi CCTV menayangkan rekaman dua kapal perang yang berpatroli di laut dan sebuah pesawat yang lepas landas dari bandara dengan iringan musik pop patriotik.

Penjaga pantai Tiongkok juga mengatakan pada Sabtu bahwa mereka telah melakukan latihan di dekat terumbu karang sepanjang hari, yang berfokus pada operasi yang mencakup pencarian dan penyitaan, pencegahan masuk secara paksa, dan penarikan paksa.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa pihaknya akan dengan tegas melindungi kedaulatan teritorial dan hak serta kepentingan maritim Tiongkok.

Klaim Kedaulatan

Beijing mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh LTS, jalur perdagangan global yang vital, meskipun ada putusan internasional yang menyatakan bahwa klaimnya tidak memiliki dasar hukum.

Beberapa negara di kawasan itu, termasuk Filipina, memiliki klaim teritorial yang tumpang tindih dengan klaim Tiongkok, dan perselisihan sering terjadi di jalur perairan yang dijaga ketat tersebut.

Tiongkok pekan lalu mengatakan pihaknya mengambil langkah-langkah yang setelah mengerahkan meriam air ke sebuah kapal Filipina, menuduh Manila melakukan tindakan yang melanggar dan provokatif dan mengutuk kehadiran kru televisi di atas kapal tersebut.

Manila membalas dengan mengatakan bahwa mereka berupaya memasok kembali kebutuhan nelayan dan menuduh kapal Tiongkok melakukan manuver yang sembrono.

Tiongkok pada Sabtu juga merilis peraturan baru untuk mengelola apa yang disebutnya sebagai cagar alam di sekitar Scarborough Shoal tahun lalu, menurut kantor berita Xinhua.

"Tanpa izin, penangkapan ikan, penambangan, pengumpulan karang, terumbu karang, kerang raksasa, dan aktivitas lain yang merusak spesies laut langka dan ekosistem alami dilarang," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.