Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Tegaskan akan Perkuat Struktur Industri Perbankan Syariah Nasional

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 17:43 WIB | Oleh:
OJK Tegaskan akan Perkuat Struktur Industri Perbankan Syariah Nasional Doc: RRI/Zahrotin Aljannah
Ket. Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi (kanan) dan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan akan terus memperkuat struktur industri perbankan syariah nasional. Langkah tersebut dilakukan melalui implementasi Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) 2023–2027.

Hingga Maret 2026, industri perbankan syariah mencatat pertumbuhan aset sebesar 10,49 persen secara tahunan. Nilainya mencapai Rp1.061,61 triliun.

Pembiayaan perbankan syariah juga tumbuh 9,82 persen menjadi Rp716,40 triliun. Dana pihak ketiga meningkat 11,14 persen menjadi Rp811,76 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pertumbuhan tersebut menjadi momentum penting transformasi industri. Menurut dia, penguatan dilakukan untuk meningkatkan daya saing perbankan syariah nasional.

“Pengembangan dan penguatan perbankan syariah dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan struktur industri. Selain itu, dilakukan pengembangan produk dan layanan, serta penguatan kontribusi terhadap perekonomian nasional,” ujar Dian dalam keterangan pers pada Sabtu (16/5).

Dalam penguatan struktur industri, kini terdapat tiga bank syariah besar yang masuk Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 dan 3. OJK juga menargetkan terbentuk satu Bank Umum Syariah baru dari proses spin-off tahun ini.

Selain itu, konsolidasi industri juga berlangsung di sektor BPR Syariah. Sebanyak 21 BPR dan BPR Syariah digabungkan menjadi sembilan entitas yang lebih kuat dan efisien.

“Penguatan struktur ini penting untuk meningkatkan ketahanan industri. Serta memperbesar kapasitas layanan perbankan syariah nasional,” kata dia.

Langkah tersebut dinilai memperkuat ketahanan industri perbankan syariah nasional. Program itu juga menjadi implementasi pilar pertama RP3SI terkait penguatan struktur dan ketahanan industri. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
BI-Pemerintah Kompak Benahi...
Luar Negeri
Flightradar24: Sanksi AS Pa...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.