Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dapat Tambahan 50.000 Ton, Stok Beras Perum Bulog Sumut Cukup hingga Akhir 2026

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dapat Tambahan 50.000 Ton, Stok Beras Perum Bulog Sumut Cukup hingga Akhir 2026 Doc: ANTARA
Ket. Proses bongkat muat beras di Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara.

MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) segera mendapat tambahan pasokan beras sebanyak 50.000 ton dari sejumlah provinsi guna memperkuat stok pangan hingga akhir 2026.

"Awal Oktober ini, kami mendapatkan pasokan beras lagi sebanyak 50.000 ton yang datang secara bertahap," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Selasa (29/9).

Budi mengatakan pasokan beras tersebut berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jakarta, dan Sumatera Selatan untuk memperkuat stok guna mendukung program bantuan pangan alokasi Oktober-Desember serta penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar.

Ia mengatakan tambahan pasokan tersebut sangat dibutuhkan karena untuk program bantuan pangan saja, pihaknya membutuhkan sekitar 52.000 ton beras yang akan disalurkan kepada penerima manfaat.

"Tambahan pasokan juga diperlukan untuk memastikan ketersediaan beras SPHP di pasar tetap terjaga seiring meningkatnya penyaluran kepada mitra," katanya.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Bulog Sumut memastikan harga beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp13.100 per kilogram.

Di sisi lain, total stok beras di gudang Bulog Sumut dan jajaran mencapai 42.370 ton per 27 September 2026.

Pihaknya terus mengelola stok yang tersedia sesuai dengan kebutuhan dan penugasan pemerintah sehingga beras dapat disalurkan melalui berbagai program untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Bulog Sumut juga melakukan perawatan stok secara rutin untuk menjaga kualitas beras, di antaranya melalui fumigasi dan penyemprotan secara berkala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
DPRD Bali Dorong Pembiayaan...
Nasional
Kementerian KKP RI Bangun L...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.