Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes akan Optimalkan Puskesmas Perawatan Khusus di Daerah Sulit Akses

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 18:02 WIB | Oleh:
Kemenkes akan Optimalkan Puskesmas Perawatan Khusus di Daerah Sulit Akses Doc: RRI/Afriani Respati
Ket. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono (kanan)

JAKARTA - Pemerintah akan mengoptimalkan puskesmas perawatan untuk mengatasi keterbatasan akses layanan kesehatan. Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan strategi itu dilakukan khususnya pada daerah yang sulit menjangkau rumah sakit.

“Di desa-desa, di kecamatan-kecamatan yang aksesnya itu terbatas ke ibu kota kabupaten. Tetap kita optimalkan untuk membuat puskesmas perawatan,” ujar Dante dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (30/9).

Dante mencontohkan, kondisi di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, yang memiliki wilayah dengan akses menuju ibu kota kabupaten sangat sulit. Salah satu kecamatan bahkan terpisah dari wilayah lain oleh taman nasional sehingga tidak dapat dibangun jalan raya.

Bahkan, lanjut dia, masyarakat di wilayah tersebut harus berjalan kaki selama satu pekan untuk mencapai ibu kota kabupaten. Kondisi itu menjadi persoalan serius, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.

“Kalau pasien mau dirujuk dari kecamatan tersebut ke ibu kota kabupaten. Tahu nggak berapa jaraknya, kalau jalan kaki satu minggu, satu minggu jalan kaki!” kata Dante.

Kondisi tersebut membuat pembangunan rumah sakit di ibu kota kabupaten perlu diikuti dengan penguatan layanan kesehatan di tingkat kecamatan. Keterbatasan kapasitas fiskal, kata Dante, juga menjadi pertimbangan dalam menentukan strategi pelayanan.

“Kita tetap membangun rumah sakit. Itu memang kapasitas fiskal kita terbatas di ibu kota kabupaten, tapi kita melakukan strategi yang lain,” ujar dia.

Ia mengatakan, puskesmas perawatan nantinya dapat memberikan layanan kepada pasien sebelum dilakukan rujukan ke rumah sakit di ibu kota kabupaten. Fasilitas tersebut juga disiapkan untuk menangani kondisi tertentu yang membutuhkan tindakan medis segera.

“Sehingga puskesmas perawatan itu bisa merawat ibu hamil, bisa melakukan tindakan-tindakan khusus. Misalnya kejadian emergensi, yang nantinya akan dirujuk ke ibu kota kabupaten,” kata Dante. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
BI-Pemerintah Kompak Benahi...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.