Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen Guterres Serukan Dunia Kembali ke Jalur Perlucutan Senjata Nuklir

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Sekjen Guterres Serukan Dunia Kembali ke Jalur Perlucutan Senjata Nuklir Doc: X/Antonio Guterres
Ket. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres

NEW YORK — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyerukan upaya baru menuju dunia yang bebas dari senjata nuklir. Hal ini disampaikan pada pertemuan tingkat tinggi untuk memperingati Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir.

Guterres menegaskan perlucutan senjata nuklir bukanlah bentuk kemurahan hati, tetapi kewajiban hukum yang mengikat berdasarkan Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir. “Karena itu, saya menyerukan pembangunan jalan baru menuju dunia tanpa senjata nuklir,” ujar dia dikutip Xinhua, Rabu (30/9).

Menurut Guterres, negara-negara pemilik senjata nuklir harus kembali berdialog untuk mencegah penggunaannya. Pria asal Portugal itu juga menilai pengurangan persenjataan nuklir global perlu dipertahankan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.

Guterres lalu meminta Amerika Serikat (AS) dan Russia merundingkan kerangka pengganti bagi Perjanjian New START yang telah berakhir. Negara-negara pemilik senjata nuklir juga diminta mengurangi peran senjata tersebut dalam kebijakan keamanan mereka.

Guterres juga menegaskan senjata nuklir tidak boleh menentukan nasib umat manusia. Menurut dia, perpecahan dunia tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak mengambil tindakan.

Mantan Perdana Menteri Portugal itu menyerukan penggantian ancaman dan perlombaan senjata dengan dialog dan pengendalian senjata. Dia juga meminta kebuntuan dialog digantikan dengan tindakan konkret.

Guterres mencatat persenjataan nuklir terus diperluas dan dimodernisasi. Ancaman penggunaannya juga semakin meningkat, sementara kemajuan teknologi meningkatkan kemungkinan terjadinya kesalahan perhitungan.

Menurut dia, mekanisme perlindungan yang dibangun selama beberapa dekade untuk mengendalikan bahaya nuklir mulai melemah ketika sangat dibutuhkan. Kondisi tersebut semakin meningkatkan kebutuhan akan langkah nyata untuk mencegah penggunaan senjata nuklir.

Guterres mengatakan umat manusia telah hidup di bawah bayang-bayang senjata nuklir selama lebih dari delapan dekade. "Semoga generasi mendatang tidak mengalami kondisi serupa dan dunia memilih masa depan yang bebas dari senjata nuklir," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
BI-Pemerintah Kompak Benahi...
Luar Negeri
Flightradar24: Sanksi AS Pa...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.