Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian ESDM Umumkan Pengganti LPG Beredar Tahun Ini

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 19:48 WIB | Oleh:
Kementerian ESDM Umumkan Pengganti LPG Beredar Tahun Ini Doc: Freepik

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan distribusi compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG. Rencananya, CNG mulai dikonsumsi masyarakat Indonesia pada tahun ini.

Pada tahap awal, distribusi akan difokuskan ke kota-kota besar yang memiliki kebutuhan energi tinggi. Wilayah Pulau Jawa menjadi prioritas utama dalam pengembangan pasar tersebut.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah mematangkan pola distribusi. Serta kesiapan infrastruktur di lapangan.

Menurut dia, penggunaan CNG dimanfaatkan untuk mengurangi beban subsidi LPG yang terus meningkat setiap tahun.

"Ditargetkan tahun ini bisa dikonsumsi masyarakat," ucap dia dalam keterangan pers, Rabu (6/5).

Rencana implementasi penggunaan gas bumi yang dimampatkan ini dipastikan tidak langsung menyasar seluruh wilayah Indonesia secara serentak. Pada fase awal, penyaluran akan diprioritaskan untuk kota-kota besar di Pulau Jawa guna menguji efektivitas simulasi distribusi.

"Bertahap di kota-kota besar dulu di Jawa. Roadmap-nya adalah tentu kita ada karena ini belum diumumkan oleh Pak Menteri. Tapi intinya ke depan kita akan mereduksi LPG kita, kita gantikan dengan CNG," tutur dia.

Roadmap-nya adalah tentu kita ada karena ini belum diumumkan oleh Pak Menteri. Tapi intinya ke depan kita akan mereduksi LPG kita, kita gantikan dengan CNG," ujar dia.

Penggunaan CNG diproyeksikan mampu memberikan penghematan biaya subsidi hingga 30 persen. Hal ini dikarenakan sumber gasnya berasal sepenuhnya dari lapangan migas domestik.

Selain efisiensi devisa, pemerintah memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dengan menyiapkan teknologi tabung Tipe 4. Tabung tersebut berbahan komposit fiber yang diklaim lebih ringan dan kuat.

Di sisi lain, badan usaha pengelola gas juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung kebijakan percepatan konversi energi tersebut. PT Gagas Energi Indonesia berkomitmen untuk mengoptimalkan infrastruktur pengisian gas yang sudah ada guna menjamin kelancaran pasokan.

"Secara infrastruktur prinsipnya kami siap untuk mendukung semua arah kebijakan dari pemerintah. Kebetulan Gagas adalah anak dari PGN khusus untuk yang beyond pipeline," kata Direktur Operasi dan Komersial PT Gagas Energi Indonesia, Maisalina. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kebijakan Pembatasan Komisi Ojek Daring

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Kebijakan Pembatasan Komisi...
Nasional
Konferensi Pers Penanganan ...
Nasional
Pengamanan Wilayah Perbatas...
Luar Negeri
Jepang Protes Klaim Tiongko...
Luar Negeri
Partai Buruh yang Berkuasa ...
  • Kabar Baik! Pemerintah Pertahankan Bunga KUR 6 Persen, UMKM Dapat Angin Segar
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
Susunan Pemain Brasil vs Jepang, Kedua Tim Turunkan Komposisi Terbaik, Matheus Cunha Starter, Neymar Cadangan

Susunan Pemain Brasil vs Jepang, Kedua Tim Turunkan Komposisi Terbaik, Matheus Cunha Starter, Neymar Cadangan

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.