Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Tak Mau Tertinggal, DIY Siapkan Sembilan Koperasi Berbasis Digital

29 Rabu, 22 Jul 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Mau Tertinggal, DIY Siapkan Sembilan Koperasi Berbasis Digital Tak Mau Tertinggal, DIY Siapkan Sembilan Koperasi Berbasis Digital Doc: ANTARA/ Luqman Hakim
Ket. Ilustrasi- Kawasan Tugu Yogyakarta.

YOGYAKARTA – Koperasi digital menjadi model kelembagaan yang mampu meningkatkan daya saing koperasi melalui pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan usaha, layanan keuangan, dan pemasaran.

Digitalisasi memungkinkan operasional yang lebih efisien, transparan, dan menjangkau pasar yang lebih luas, sehingga memperkuat akses anggota terhadap pembiayaan, informasi, serta peluang usaha.

Dengan ekosistem digital yang kuat, koperasi berpotensi menjadi motor pemberdayaan UMKM dan penggerak ekonomi berbasis komunitas.

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2026 menargetkan sembilan koperasi bertransformasi menjadi koperasi digital agar semakin menguatkan lembaga ekonomi tersebut sebagai sokoguru perekonomian nasional.

"Untuk target 2026, sebanyak sembilan koperasi modern yang tentunya telah melakukan digitalisasi dan inovasi dalam pengembangan usahanya," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Agus Mulyono pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Ke-79 di Yogyakarta, Rabu (22/7).

Menurut dia, hal tersebut selaras dengan arah kebijakan Kementerian Koperasi, yang menyebut bahwa digitalisasi koperasi menjadi salah satu prioritas pengembangan koperasi di DIY.

"Karena itu, ini menjadi momentum mendorong transformasi koperasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan ekonomi di masa depan," katanya.

Tema Harkopnas 2026 "Koperasi Berdaya Indonesia Berjaya" ini mengandung makna, koperasi yang kuat mandiri, inovatif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, tangguh, dan sejahtera.

Pemda DIY, lanjut dia, juga terus mengoptimalkan proses pembinaan dan pengawasan koperasi serta meningkatkan kualitas pemberdayaan kooperasi yang akan bermuara pada penguatan perekonomian di DIY.

"Penguatan ekonomi di DIY akan berdampak pada berbagai sektor, baik sektor ekonomi, juga sektor kesehatan koperasi. Koperasi sebagai sokoguru perekonomian bangsa semestinya ikut berperan dalam pembangunan ekonomi," katanya.

Agus mengatakan, sampai triwulan II 2026, terdapat 387 koperasi berbadan hukum di DIY, termasuk 42 koperasi yang belum genap satu tahun. Dari 345 koperasi yang telah menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), 186 koperasi telah menyampaikan laporan pelaksanaan RAT.

Dia mengatakan, jumlah tersebut meningkat 42 koperasi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 144 koperasi.

"Untuk tahun 2026, berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi Nomor 9 Tahun 2020, penilaian koperasi dengan sistem pemeriksaan kesehatan koperasi. Hingga triwulan II 2026, hasil pemeriksaan menunjukkan 14 koperasi berstatus sehat, dan 30 koperasi berstatus cukup sehat," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengajak seluruh insan koperasi bahwa saat ini menjadi momentum yang tepat untuk mengubah paradigma dan stigma lama tentang koperasi.

"Sudah saatnya koperasi memiliki wajah baru sebagai koperasi digital, inovatif, dan inklusif. Semoga koperasi di DIY mampu menjadi pilar ekonomi rakyat menuju Indonesia yang maju, adil, makmur, dan sejahtera," kata Wagub DIY.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Museum Sumpah Pemuda di Jakarta

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Museum Sumpah Pemuda di Jak...
Nasional
Realisasi penyaluran tunjan...
Megapolitan
Kurangi Risiko Banjir, Pemp...
Megapolitan
Atasi Banjir di Jakarta Tim...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.