Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemdiktisaintek dan Kemenekraf Berkolaborasi Kuatkan Ekraf Lewat Inovasi Kampus

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 18:58 WIB | Oleh:
Kemdiktisaintek dan Kemenekraf Berkolaborasi Kuatkan Ekraf Lewat Inovasi Kampus Doc: ANTARA/HO-Kemdiktisaintek
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong adanya penguatan ekonomi kreatif berbasis perguruan tinggi.

Melalui keterangan di Jakarta, Kamis (23/7), Mendiktisaintek menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendorong lahirnya industri-industri baru, berbasis sains dan teknologi.

"Kami juga berharap bagaimana kampus bisa mendorong lahirnya industri-industri baru, tentu yang paling tepat sebenarnya industri kreatif ini, yang paling dekat dan paling mungkin didorong dan dikelola oleh perguruan tinggi. Kami berharap bisa cukup banyak kerja sama untuk dapat melahirkan pusat-pusat ekonomi baru melalui kampus," katanya.

Mendiktisaintek menilai sektor ekonomi kreatif merupakan bidang yang paling dekat dengan ekosistem perguruan tinggi sehingga memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui sinergi antarkementerian.

Ia menyebut Kemdiktisaintek tengah mengembangkan pusat unggulan (Center of Excellence) yang mengintegrasikan riset, pendidikan jenjang magister dan doktor, serta kolaborasi dengan dunia industri pada bidang-bidang strategis.

Menteri Brian menilai ekonomi kreatif berpotensi menjadi salah satu bidang yang dikembangkan melalui skema tersebut dengan target melahirkan startup yang didukung oleh penelitian dan program akademik, terutama pada jenjang magister dan doktor.

"Kita saat ini akan mendirikan Center of Excellence . Harapannya di Indonesia sekitar 50 Center of Excellence, mulai dari riset, S2, S3, tetapi sangat fokus di satu topik. Kami berpikir barangkali ada satu atau dua sampai tiga Center of Excellence yang terkait ekonomi kreatif," ujarnya.

Menteri Brian juga mengusulkan agar kantor pendaftaran atau pembinaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang tersedia di berbagai perguruan tinggi dapat dimanfaatkan oleh para pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah.

Melalui skema tersebut, kampus diharapkan dapat menjadi pusat pendampingan penyusunan, pendaftaran, hingga komersialisasi kekayaan intelektual.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menyampaikan peluang kolaborasi dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) sebagai bagian dari penguatan pengembangan ekonomi kreatif berbasis pendidikan tinggi.

Ia juga menjelaskan terdapat empat bidang kolaborasi, yaitu strategi pengembangan riset, pengembangan pendidikan, fasilitasi hak kekayaan intelektual (HKI), serta program pendukung lainnya yang meliputi kuota beasiswa bidang ekonomi kreatif, Program ECHOES (Pengarusutamaan Ekonomi Kreatif di Kampus), dan penguatan kelembagaan Konsorsium Pendidikan Tinggi Ekonomi Kreatif. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Meriahnya Pembukaan Asian P...

Tips Menjalankan Bisnis Waralaba

59 menit yang lalu | Ones

Rona
Tips Menjalankan Bisnis War...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.