Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LKC Dompet Dhuafa NTB Terima Penghargaan Layanan Kesehatan di Lombok Utara

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 18:20 WIB | Oleh:
LKC Dompet Dhuafa NTB Terima Penghargaan Layanan Kesehatan di Lombok Utara Doc: Dompet Dhuafa
Ket. Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap sinergi yang telah dibangun.

JAKARTA - Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap sinergi yang telah dibangun melalui berbagai program pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Piagam penghargaan diserahkan dalam rangkaian Malam Gala Dinner Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Lombok Utara yang juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama para mitra pembangunan. Penghargaan itu menjadi pengakuan atas peran aktif LKC Dompet Dhuafa NTB dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Penghargaan diberikan atas kontribusi LKC Dompet Dhuafa NTB dalam mendukung peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM), serta peningkatan sanitasi melalui Program Bidan untuk Negeri yang dijalankan di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Piagam penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, dr. H. Lalu Bahrudin, M.Kes.

Kepala LKC Dompet Dhuafa NTB, Zulkarnaen Al Khotibi, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang memiliki komitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak terlepas dari kolaborasi yang terjalin antara lembaga filantropi, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

"Penghargaan ini merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian dan komitmen bersama untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat, khususnya melalui Program Bidan untuk Negeri di Desa Senaru," ujar Zulkarnaen.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga amanah bagi LKC Dompet Dhuafa NTB untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Lembaganya berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaat program kesehatan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi serta menghadirkan manfaat yang nyata, khususnya bagi masyarakat yang masih membutuhkan akses layanan kesehatan," jelasnya.

Melalui Program Bidan untuk Negeri, LKC Dompet Dhuafa NTB menempatkan tenaga bidan di desa untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Program tersebut mencakup pendampingan ibu hamil dan ibu menyusui, pemantauan kesehatan bayi dan balita, edukasi kesehatan, deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular, hingga peningkatan sanitasi lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat.

Pelaksanaan program dilakukan secara kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, puskesmas, kader kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program kesehatan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami berharap sinergi bersama pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, kader, dan seluruh mitra dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, layanan kesehatan yang berkualitas dan merata dapat semakin dirasakan oleh masyarakat," pungkas Zulkarnaen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.