Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Volume Usaha Koperasi Sumut Tembus Rp 7,47 Triliun per Juni 2026

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 03:55 WIB | Oleh:
Volume Usaha Koperasi Sumut Tembus Rp 7,47 Triliun per Juni 2026 Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Sumut
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kelima kanan) didampingi Bupati Labuhanbatu Utara Hendri Yanto Sitorus (ketiga kiri) meninjau Koperasi Merah Putih Desa Kelapa Sebatang di Kualuh Leidong, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Rabu (24/9).

MEDAN - Volume usaha koperasi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berhasil menembus angka Rp 7,47 triliun hingga Juni 2026, mempertegas perannya sebagai pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan di daerah tersebut. 

"Total volume usaha koperasi di Sumatera Utara secara keseluruhan menembus angka Rp7,47 triliun,” ucap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Sumut Yuliani Siregar dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Kamis.

Capaian ini, lanjut dia, mencerminkan semakin kuatnya peran koperasi dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat Sumut.

Selain mencatatkan volume usaha yang tinggi, koperasi di Sumut juga membukukan akumulasi Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp377,4 miliar.

"Sementara itu, jumlah partisipasi masyarakat dalam gerakan koperasi telah mencapai 1.531.520 orang anggota," katanya.

Data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Sumut mencatat bahwa jumlah koperasi di Sumatera Utara mencapai 17.994 unit, dan tingkat keaktifan kelembagaan telah mencapai 68 persen.

“Angka-angka tersebut menegaskan bahwa gerakan koperasi masih menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Sumatera Utara,” ujarnya.

Pihaknya juga memaparkan perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah terbentuk sebanyak 6.100 unit KDKMP di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Dari jumlah tersebut, di antaranya sebanyak 3.594 gerai masih dalam proses pembangunan, 629 gerai lainnya telah selesai dibangun dan siap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Yuliani, selain pembangunan infrastruktur gerai, sejumlah koperasi desa dan kelurahan telah mulai menjalankan aktivitas usaha.

"Kondisi ini menunjukkan, bahwa KDKMP tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga mulai berkontribusi terhadap perputaran ekonomi di daerah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.