Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produk Kriya Lokal Dibidik Naik Kelas, Dekranas Perluas Jangkauan Pasar

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produk Kriya Lokal Dibidik Naik Kelas, Dekranas Perluas Jangkauan Pasar Doc: ANTARA/ AMuzdaffar Fauzan
Ket. Produk kerajinan yang dipamerkan dalam Pameran Swarna Wastra Nusantara di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

JAKARTA – Perluasan pasar produk kerajinan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha sekaligus memperkuat kontribusi ekonomi kreatif.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, pelaku industri kerajinan dituntut tidak hanya mengandalkan keunikan produk, tetapi juga mampu beradaptasi dengan tren pasar, memanfaatkan platform digital, dan memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan konsumen global.

Diversifikasi pasar, baik domestik maupun ekspor, dapat membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar serta mengurangi ketergantungan pada segmen pasar tertentu.

Dengan dukungan promosi, inovasi desain, dan penguatan branding, produk kerajinan memiliki potensi menjadi komoditas bernilai tinggi yang mampu menembus pasar internasional.

Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) terus memperluas pasar produk kerajinan Indonesia melalui berbagai program promosi, pembinaan, dan kemitraan guna meningkatkan daya saing perajin sekaligus memperkuat posisi produk kriya nasional di pasar global.

Wakil Ketua Harian I Dekranas Loemongga Kartasasmita saat membuka Pameran Swarna Wastra Nusantara di Jakarta, Selasa (9/6), menyampaikan Dekranas memiliki peran strategis dalam pengembangan industri kerajinan dan wastra nasional.

Selain berupaya meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan para perajin, organisasi tersebut juga mengemban tanggung jawab untuk melestarikan nilai seni dan budaya yang terkandung dalam setiap karya kerajinan sebagai bagian dari identitas bangsa.

"Dekranas terus berupaya menghadirkan ruang bagi para perajin dan pelaku usaha untuk berkembang, berinovasi, serta memperluas akses pasar melalui berbagai program pembinaan, promosi, dan kemitraan. Upaya tersebut menjadi semakin penting di tengah dinamika perkembangan industri kreatif dan meningkatnya persaingan global,” kata Loemongga.

Ia menjelaskan, Pameran Swarna Wastra Nusantara yang merupakan bagian dari rangkaian menuju peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)e-46Dekranas yang akan digelar di Makassar pada 9-11 Juli 2026.

Menurut dia, pameran tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan kekayaan wastra, serta produk kriya Indonesia ke masyarakat yang lebih luas, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Lebih lanjut, dia menuturkan Indonesia memiliki kekayaan wastra yang sangat beragam, mulai dari tenun, batik, songket hingga berbagai tekstil tradisional lainnya yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain memiliki nilai estetika tinggi, produk-produk tersebut juga merepresentasikan sejarah, identitas, dan kearifan lokal masyarakat Indonesia.

Di tengah berkembangnya tren fesyen berkelanjutan (slow fashion), wastra Nusantara dinilai pihaknya semakin relevan karena menawarkan keunikan, kualitas, dan nilai budaya yang tidak dapat tergantikan oleh produk massal.

Menurut dia, penggunaan bahan alami, teknik produksi tradisional, serta keterampilan para perajin menjadi daya tarik tersendiri bagi pasar domestik maupun internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Mabes Polri Geledah Kontraktor Proyek PG Assembagoes di Surabaya

36 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mabes Polri Geledah Kontrak...

Mobil Penimbun BBM Meledak di SPBU

36 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Mobil Penimbun BBM Meledak ...
Daerah
Ribuan Umat Hadiri Tabligh ...
Megapolitan
Sepasang Suami Istri Kompak...

DPR Sebut Saham Bank BUMN Masih Menarik

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
DPR Sebut Saham Bank BUMN M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK: Betul!

Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Korupsi Bea Cukai, KPK: Betul!

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.