Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Selidiki Kebakaran Kapal SAR di Muara Baru, Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 16:08 WIB | Oleh:
Polisi Selidiki Kebakaran Kapal SAR di Muara Baru, Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi Doc: ANTARA/HO-Basarnas
Ket. Kapal Negara SAR Ramawijaya mengalami kebakaran saat berada di Galangan Muara Baru, Jakarta Utara, pada Rabu (22/7) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

JAKARTA -- Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya tengah menyelidiki penyebab kebakaran Kapal Negara SAR Ramawijaya yang mengalami kebakaran saat berada di Galangan Muara Baru, Jakarta Utara, pada Rabu (22/7) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

“Pihak Kepolisian telah mengambil langkah-langkah penanganan awal dengan mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya, AKBP Ardhie Demastyo di Jakarta, Kamis.

Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Tim telah mengamankan TKP, memeriksa para saksi, dan akan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polda Metro Jaya guna melakukan olah TKP secara menyeluruh

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi hingga proses penyelidikan selesai,” kata dia.

Penyidik juga akan mendalami prosedur pekerjaan perbaikan kapal yang tengah berlangsung sebelum kebakaran terjadi, termasuk memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Seluruh fakta dan keterangan saksi akan kami dalami untuk mengetahui penyebab kebakaran secara objektif dan apabila nantinya ditemukan unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum tentu akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku," kata Ardhie.

Saat ini, penanganan perkara masih dilakukan oleh Ditpolairud Polda Metro Jaya dan polisi masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan lanjutan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran serta memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Dari keterangan saksi di lapangan api diduga berasal dari kamar anak buah kapal (ABK) yang berada di lambung kiri kapal.

Hasil interogasi sementara terhadap sejumlah pekerja di lokasi menyebutkan bahwa sekitar pukul 19.00 WIB, seorang pekerja bernama Eko yang sedang melakukan pekerjaan penyambungan plat kapal (replating) melihat percikan api dari area kamar ABK. Temuan tersebut segera diberitahukan kepada pekerja lainnya untuk dilakukan upaya pemadaman awal.

Dugaan sementara, percikan api berasal dari aktivitas penyambungan plat kapal yang dilakukan di sekitar kamar ABK dan di dalam ruangan tersebut juga terdapat sejumlah peralatan kerja, seperti mesin las dan gerinda. Para pekerja diketahui melaksanakan pekerjaan berdasarkan surat perintah kerja (SPK) dari PT Proskuneo.

Sementara itu, mandor pekerjaan, Feri, mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian karena sedang mengirim material beProses pemadaman melibatkan 15 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi hingga api berhasil dikendalikan.

Hingga saat ini, jumlah korban jiwa maupun nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Menkeu: Anggaran Universita...
Luar Negeri
Disney PHK Massal Lagi, Kal...

Yen Anjlok, Jepang Alami Defisit Perdagangan

30 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Yen Anjlok, Jepang Alami De...
Luar Negeri
Bulgaria Catat Rekor Kenaik...
Luar Biasa, Kiper Vozinha dari Cape Verde Pilihan FIFA untuk Tim Terbaik Dunia

Luar Biasa, Kiper Vozinha dari Cape Verde Pilihan FIFA untuk Tim Terbaik Dunia

23 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.