Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Papua Tegas, Kebebasan Pers Harus Merata hingga ke Daerah Terpencil

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Pemprov Papua Tegas, Kebebasan Pers Harus Merata hingga ke Daerah Terpencil Doc: ANTARA/Ardiles Leloltery
Ket. Peserta World Press Freedom Day mengikuti workshop liputan investigasi di Jayapura, Selasa (5/5).

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menegaskan kebebasan pers harus dirasakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua, sebagai wujud komitmen terhadap demokrasi, keterbukaan informasi, dan keadilan bagi masyarakat.

"Hal ini merupakan wujud komitmen terhadap demokrasi, keterbukaan, dan keadilan informasi bagi seluruh masyarakat," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto di sela kegiatan penutupan peringatan World Press Freedom Day (WPFD) atau Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 di Kota Jayapura, Selasa.

Menurut Jeri, pihaknya mengajak insan pers di daerah ini untuk terus memperkuat profesionalisme dan integritas jurnalistik, menjamin perlindungan terhadap jurnalis, serta membangun kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, media, dan masyarakat.

"Pers memiliki peran strategis sebagai mitra pembangunan, penyampai informasi kredibel, serta pengawal transparansi di Papua," ujarnya.

Dia menjelaskan tema yang diusung dalam kegiatan ini yakni "Pers Berkualitas untuk Masa Depan Indonesia yang Damai dan Adil" sangat relevan dengan arah pembangunan Papua saat ini.

"Momentum WPFD 2026 ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua yaitu transformasi Papua Baru yang maju dan harmonis," katanya lagi.

Dia menambahkan visi ini menjadi alat perubahan nyata yang didorong bersama, mulai dari tata kelola pemerintahan yang transparan, pembangunan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kehidupan sosial yang damai dan berkelanjutan.

"Dalam konteks tersebut, pers memiliki posisi strategis sebagai mitra pembangunan melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan edukatif, media diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Papua cerah," ujarnya.

Pihaknya berharap seluruh gagasan dan rekomendasi yang dihasilkan selama pelaksanaan kegiatan WPFD 2026 di Jayapura dapat menjadi energi kolektif dalam memperkuat ekosistem pers yang sehat serta mendukung percepatan perkembangan Papua ke arah yang lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mensesneg: Presiden Lantik ...
Olahraga
Shin Tae-yong Ditunjuk jadi...
Luar Negeri
Turki Sebut Krisis Iran Bis...
Megapolitan
Pemkot Bogor Gelar Job Fair...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.