Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Makassar Siapkan Penghargaan Hingga Sanksi Pengelolaan Sampah

📅 Senin, 08 Jun 2026, 15:46 WIB | Oleh:
Pemkot Makassar Siapkan Penghargaan Hingga Sanksi Pengelolaan Sampah Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar
Ket. Upaya bersih-bersih laut di Pantai Losari hingga Dermaga Tumbak Kayu Bangkoa Makassar di Makassar.

MAKASSAR -- Pemerintah Kota Makassar menerapkan sistem penghargaan dan sanksi (reward and punishment) dalam penerapan pengelolaan sampah pada setiap kegiatan yang digelar di kota tersebut.   

Seperti di momentum Hari Ulang Tahun Kota Makassar pada November mendatang, Pemkot Makassar berencana memberikan penghargaan kepada individu, kelompok tani, komunitas lingkungan, hingga perusahaan yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Ini bagian dari gerakan peduli lingkungan yang dapat menjadi budaya baru yang tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat Kota Makassar," ujar Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Minggu.

Saat ini, pemerintah telah menyediakan berbagai pilihan teknologi dan metode pengolahan sampah, mulai dari teba, eco enzyme, urban farming, hingga pengolahan sampah menjadi bahan bakar melalui teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).

Menurut Munafri, berbagai metode tersebut dapat dipilih dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa adanya kesadaran dan kepedulian dari masyarakat.

"Persoalan sampah berawal dari individu. Karena itu perubahan juga harus dimulai dari individu. Mulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, lingkungan sekitar, hingga komunitas yang lebih luas," ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Helmy Budiman menyambut baik inisiatif Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang mencanangkan berbagai penghargaan bagi individu, komunitas, maupun kelompok masyarakat yang aktif menjaga lingkungan.

Menurutnya, program tersebut dapat menjadi pemicu semangat sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

"Saya rasa ini merupakan inisiatif yang sangat baik, termasuk kegiatan lomba bisa memacu kita semua untuk semakin giat menjaga lingkungan dan semakin menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar," kata Helmy.

Ia menambahkan, hasil dari berbagai lomba dan penilaian lingkungan tersebut direncanakan akan diumumkan pada peringatan Hari Ulang Tahun Kota Makassar mendatang.

"Mudah-mudahan program ini menjadi sesuatu yang positif dan dapat terus ditularkan kepada masyarakat sehingga budaya peduli lingkungan semakin tumbuh dan berkembang di Kota Makassar," kata Helmy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...

Kapan Wisata Bromo Dibuka Lagi? Keamanan Jadi Syarat Utama

50 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Daerah
CFD Jadi Mesin Penggerak Ek...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Daerah
Sepertiga Warga RT Harus Me...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.